• News

  • Hukum

KPK Siap Hadapi Resiko Apapun

Saut Situmorang (batamnews)
Saut Situmorang (batamnews)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang memastikan pihaknya akan mengembangkan kasus korupsi e-KTP yang tengah bergulir.

Dia pun menegaskan siap menghadapi berbagai risiko apapun. Hal tersebut mengingat banyak nama besar yang disebut dalam dakwaan di sidang perkara tersebut, Kamis (9/3/2017) kemarin.

“Harus siap dong (diganggu banyak pihak) itu kan risiko pekerjaan kami. Yang penting tidak boleh arogan," kata Saut saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat (10/3/2017).

Saut Situmorang pun yakin, penyidik dan jaksa KPK memiliki bukti dan dasar yang kuat untuk menyebutkan nama-nama besar pejabat negara dalam dakwaan e-KTP. Karena itu akan dibuktikan di pengadilan seiring berjalannya proses persidangan tersebut.

Dia pun memastikan jaksa KPK telah menyiapkan sejumlah saksi untuk membuktikannya. Begitu juga dengan nama-nama yang muncul, akan dimintai keterangannya sebagai upaya pembuktian.

"Karena menyebut nama seseorang itu penuh risiko, jadi jangan lupa hukum itu nggak boleh dendam, jadi kami akan pelajari betul ini," papar Saut Situmorang.
Diketahui sebelumnya, Jaksa KPK mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan sekita 133 saksi guna membuktikan kasus megaskandal e-KTP ini.

"Kami sudah sampaikan, kami (penyidik-red) sudah periksa sekitar 294 saksi, tapi kami (jaksa) hanya akan hadirkan 133 saksi (di pengadilan)," kata Jaksa Irene Putri kepada wartwan, usai persidangan Kamis (9/3/2017) dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Menurutnya, sebagaimana dakwaan yang dibacakan pihaknya, bawah kasus e-KTP bukan cuma menyentuh penggunaan uang proyek senilai Rp 5,9 triliun itu. Namun, jaksa KPK juga menyoalkan dugaan skandal pada proses sebelum dan saat pembahasan anggaran.

"Karena dakwaan kami dari penganggaran, jadi kami akan panggil saksi-saksi terkait penganggaran (lebih dahulu)," jelas Irene Putri

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi