• News

  • Internasional

Presiden Brasil Dilma Rousseff Dituntut Mundur

Para pengunjuk rasa mengenakan kostum tim nasional Brasil
Para pengunjuk rasa mengenakan kostum tim nasional Brasil

SAOPAOLO, NETRALNEWS.COM - Dilma Rousseff, Presiden Brasil, dituntut mengundurkan diri lewat aksi unjuk rasa damai dilakukan lebih dari satu juta orang. Presiden pengganti Luiz Inacio Lula da Silva dituding para pengunjuk rasa telah melakukan korupsi.

Kubu oposisi juga menuding Rousseff tidak becus memperbaiki perekonomian negara dan juga terkait dengan tuduhan korupsi terhadap mantan presiden Lula da Silva.

Aksi unjuk rasa besar berlangsung di beberapa kota di Brasil. Para pengunjuk rasa mengenakan kostum sepak bola tim nasional dan mengibarkan bendera Brasil pada Minggu (13/3/2016) waktu setempat.

Di Sao Paulo, boneka balon besar Presiden Rousseff dan pendahulunya, Luiz Inacio Lula da Silva, diarak selama beberapa jam. Beberapa pengujuk rasa juga membawa poster bertuliskan ' Dilma ke luar' maupun 'Hentikan Korupsi'.

Unjuk rasa berlangsung menjelang pengumuman Mahkamah Agung untuk menerima proses penuntutan mundur Presien Rousseff atau tidak, yang diajukan oleh lawan politiknya di Kongres.

Bagaimanapun Presiden Rousseff mengatakan tidak akan mengundurkan diri walau para pengkritiknya berpendapat banyaknya warga yang turun dalam aksi protes bisa mengarah pada penuntutan mundurnya di Kongres.

Kejaksaan Brasil sudah mendaftarkan gugatan kasus dugaan korupsi atas mantan presiden, Lula da Silva, terkait dengan kepemilikan apartemen mewah di kawasan wisata ekslusif di Guaruja.

Editor : Hila Japi
Sumber : bbc news indonesia