• News

  • Internasional

Ledakan Bom di Sebuah Warnet di Filipina, 1 Orang Tewas dan 15 Terluka

Petugas keamanan berjaga di sekitar lokasi meledaknya bom.
The Defensepost
Petugas keamanan berjaga di sekitar lokasi meledaknya bom.

MANILA, NNC - Sedikitnya satu orang tewas dan 15 orang lainnya terluka akibat ledakan bom yang terjadi di warung Internet (warnet) di Isulan, Filipina selatan, Minggu (2/8/2018).

Ledakan tersebut menjadi serangan serupa kedua dalam beberapa hari, yang dicurigai dilancarkan kelompok keras pendukung ISIS.

"Isulan, kota di pulau Mindanao dan yang sebagian besar penduduknya berasal dari kalangan Kristen, dikunci dalam rangka pemburuan terhadap orang di balik serangan itu," kata Brigadir Jenderal Cirilito Sobejana, komandan divisi, kepada wartawan.

Belum ada yang menyatakan bertanggung jawab melakukan serangan tersebut.

"Kemungkinan besar Pejuang Kemerdekaan Islam Bangsamoro (BIFF) masih sebagai pelaku serangan tersebut. Tidak ada kelompok lain berani melakukan pengeboman dan tidak ada kelompok lain ingin mengebom tanpa alasan," katanya.

BIFF juga dituding sebagai pelaku pengeboman pada Selasa, yang terjadi 500 meter dari situ dan menewaskan tiga orang serta melukai lebih dari 30 orang.

Mindanao merupakan wilayah tempat banyak warga minoritas Muslim berada.

BIFF merupakan pecahan kelompok Muslim separatis, yang pada 2014 menandatangani perjanjian perdamaian dengan pemerintah untuk mengakhiri konflik 50 tahun di wilayah selatan Filipina, yang sebagian besar penduduknya beragama Katolik.

Sekitar 120.000 orang tewas dan dua juta lagi mengungsi selama perang yang sudah berlangsung 50 tahun itu.

 

Editor : Nazaruli
Sumber : Antara/Reuters