• News

  • Internasional

Hadiri Pertemuan 12th AMMTC 2018 di Myanmar, Ini Harapan Kapolri

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam pertemuan AMMTC 2018 di Myanmar
NTMC Polri
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam pertemuan AMMTC 2018 di Myanmar

JAKARTA, NNC - Delegasi Indonesia menghadiri pertemuan tingkat menteri ASEAN terkait penanggulangan kejahatan transnasional (12th ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime - AMMTC) di Nay Pyi Taw, Myanmar.

Pertemuan ini berlangsung dari tanggal 29 Oktober - 2 November 2018. Wakil Presiden Myanmar U Myint Swe secara resmi membuka pertemuan ini yang diselenggarakan di Myanmar International Convention Center (MICC) II dan diikuti oleh seluruh delegasi dari 10 negara ASEAN, serta delegasi dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan dalam pertemuan tersebut berbagai bentuk kejahatan yang menjadi perhatian utama. Seperti penanggulangan kejahatan terorisme (Counter Terrorism), perdagangan gelap narkotika dan obat terlarang (Drug Trafficking) perdagangan manusia (Trafficking in person).

“Kemudian, kejahatan siber (Cyber Crimes), perompakan (Sea Piracy), pencucian uang (money laundering) serta perdagangan satwa langka dan hasil hutan ilegal (illicit trafficking in wildlife and timber),” ujar Tito Karnavian melalui rilis yang diterima Kamis (1/11/2018).

Indonesia sendiri mengirim delegasi yang terdiri dari Polri, Kementerian Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Kemenkumham, BNPT dan BSSN. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Lebih lanjut Tito menuturkan pertemuan ini memiliki nilai sangat strategis dalam memperkuat kerja sama antarnegara.

"Pertemuan ini memiliki nilai sangat strategis dalam memperkuat kerja sama antarnegara dalam pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kejahatan transnasional di kawasan ASEAN," jelasnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga berharap dengan adanya pertemuan tahun ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai program dan agenda bersama dalam upaya mencegah dan memberantas berbagai bentuk kejahatan transnasional di kawasan ASEAN.

Reporter : Sesmawati
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?