• News

  • Internasional

Pendiri Wikileaks Ditangkap, Menlu Inggris: Julian Assange Bukan Pahlawan

Peendiri laman Wikileaks Julian Assange (berjanggut putih) ditahan oleh polisi.
Euronews
Peendiri laman Wikileaks Julian Assange (berjanggut putih) ditahan oleh polisi.

LONDON, NETRALNEWS.COM - Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris, Jeremy Hunt menyebut Julian Assange bukan seorang pahlawan dan nasib masa depannya akan diputuskan oleh pengadilan Inggris.

Hal tersebut dikatakan Jeremy pada Kamis (11/4/2019), setelah pendiri laman Wikileaks itu ditahan oleh polisi dari kedutaan besar Ekuador di London.

"Julian Assange bukan pahlawan, dia telah bersembunyi dari kebenaran selama bertahun-tahun. Sudah tepat bahwa masa depannya harus diputuskan dalam sistem peradilan Inggris," kata Jeremy Hunt kepada media Sky News.

Julian Assange telah bertahun-tahun berada di kedutaan besar Ekuador tersebut. Namun menurut

Hunt, tidak ada seorang pun di dunia ini yang kebal hukum.  

Sebelumnya ramai diberitakan bahwa Assange ditangkap oleh kepolisian Inggris yang diundang oleh Duta Besar Ekuador di London pada Kamis, tempat pendiri Wikileaks itu berlindung sejak 2012 namun pemerintah Ekuador kini berhenti memberinya suaka politik.

Julian Paul Assange adalah seorang jurnalis asal Australia yang dikenal sebagai pendiri dan juru bicara WikiLeaks, situs yang mempublikasikan dokumen rahasia pemerintah dan beberapa institusi. 

Assange lahir pada 3 Juli 1971 (48 tahun). Sebagian besar pendidikan pada masa kecilnya dilakukan di rumah.

Editor : Nazaruli