• News

  • Internasional

Menolak Diperkosa, Ibu dan Anak Gadis Dicukur Botak dan Diarak di Desa

Ilustrasi kekerasan seksual.
newsx
Ilustrasi kekerasan seksual.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dua orang telah ditangkap di negara bagian Bihar, India, setelah sekelompok pria mencukur kepala dua wanita sebagai "hukuman" karena dua wanita itu menolak untuk diperkosa.

Kelompok itu, termasuk seorang pejabat setempat, menyerang ibu dan anak itu di rumah mereka dengan tujuan memperkosa mereka, kata polisi.

Ketika para wanita itu melawan, mereka menyerang kedua wanita itu, lalu mencukur rambut mereka dan mengarak mereka melewati desa.

Polisi mengatakan mereka sedang mencari lima orang lain yang terlibat dalam insiden tersebut.

"Kami dipukuli dengan tongkat dengan sangat parah. Seluruh tubuh saya luka-luka, dan anak perempuan saya juga luka-luka," kata ibu itu kepada kantor berita ANI, seperti dilansir BBC.

Para wanita juga mengatakan bahwa kepala mereka dicukur di depan seluruh desa.

"Beberapa lelaki memasuki rumah para korban dan mencoba memperkosa putrinya," kata seorang petugas polisi kepada media setempat, seraya menambahkan bahwa ibunya membantu putrinya melawan sekelompok lelaki tersebut.

Komisi wanita negara bagian Bihar juga mengutuk insiden itu, dengan mengatakan bahwa "tindakan lebih lanjut" akan diambil.

Ini bukan pertama kalinya insiden semacam itu terjadi di negara bagian.

Pada bulan April, seorang gadis remaja diserang dengan cairan asam karena menolak upaya pemerkosaan geng.

Kemarahan publik atas kekerasan seksual di India meningkat secara dramatis setelah insiden pemerkosaan yang dilakukan secara geng di tahun 2012, dan pembunuhan seorang siswi di bus di kota Delhi.

Masalah ini menjadi titik sorotan politik lagi pada tahun 2018, setelah serangkaian serangan kekerasan seksual terhadap anak-anak.

Namun, insiden pemerkosaan dan kekerasan terhadap perempuan terus dilaporkan dari seluruh negeri.

Reporter : Turkhan Akhyar
Editor : Irawan.H.P