• News

  • Internasional

Afghanistan Kutuk Serangan Bom Mematikan di Masjid Pakistan

Ilustrasi serangan bom di sebuah masjid
Taslimnews
Ilustrasi serangan bom di sebuah masjid

KABUL, NETRALNEWS.COM - Pemerintah Afghanistan dengan tegas mengutuk serangan bom mematikan yang terjadi pada Jumat terhadap satu masjid di daerah terpencil Pakistan.

Dalam serangan itu, saudara pemimpin Taliban Mullah Hebatullah dilaporkan tewas.

Serangan tersebut terjadi pada saat Amerika Serikat dan Taliban diduga telah makin dekat dengan kesepakatan setelah babak pembicaraan maraton di Ibu Kota Qatar, Doha.

Sediq Sediqqi, Juru Bicara buat Presiden di Kabul, pada Sabtu (17/8/2019) mengatakan serangan mematikan seperti itu terhadap satu tempat suci patut dikutuk, demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu yang dipantau di Jakarta, Ahad (18/8/2019).

"Tapi peristiwa di dekat Kota Quetta (di Pakistan) ini menunjukkan pemimpin Taliban berpusat di Pakistan, mereka memiliki pangkalan mereka dan berkeliaran dengan bebas di sana," kata Sediqqi dalam satu taklimat.

Islamabad belum mengomentari pernyataan Afghanistan tersebut, namun Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi pada Sabtu mengatakan negaranya akan terus memfasilitasi pembicaraan perdamaian Afghanistan yang sedang berlangsung.

Menurut kantor berita Afghan Islamic Press, adik pemimpin Taliban tersebut --Hafiz Ahmadullah-- termasuk di antara empat orang yang tewas selama serangan Jumat di Kota Kecil Kuchlak, yang terpencil, di dekat Provinsi Kandahar di Afghanistan.

Editor : Nazaruli