• News

  • Internasional

ISIS Terusir, Militer Irak Kuasai Permukiman di Mosul Barat

Pasukan militer Irak. (aljazeera)
Pasukan militer Irak. (aljazeera)

MOSUL, NETRALNEWS.COM - Pasukan militer Pemerintah Irak pada Jumat (2/6/2017) sepenuhnya membebaskan Permukiman As-Saha setelah berhari-hari bentrokan sengit melawan petempur ISIS di sebelah utara pusat kota tua di sisi barat Mosul, kata militer Irak.

"Personel pasukan Komando Dinas Kontra-Terorisme (CTS) sepenuhnya membebaskan Permukiman As-Saha dan mengibarkan bendera Irak di beberapa bangunannya," kata Abdul-Amir Yarallah dari Komando Operasi Gabungan (JOC) di dalam satu pernyataan.

Pada Senin, seorang komandan CTS mengatakan pasukan khusus membebaskan 70 persen Permukiman As-Saha dan menewaskan dan menangkap sebanyak 70 gerilyawan setelah empat hari desakan oleh pasukan CTS, prajurit militer, polisi federal dan pasukan elit Kementerian Dalam Negeri --yang dikenal dengan nama Reaksi Cepat-- ke dalam permukiman tersebut dan permukiman yang berdampingan, Az-Zanjili serta Ash-Shifaa.

"Personel pasukan komando dari Dinas Kontra-Terorisme (CTS) terlibat pertempuran sengit di Permukiman As-Saha dan sekarang mereka menguasai sebanyak 70 persen permukiman itu," kata Major Jenderal Maan As-Saadi, Komandan Operasi Khusus CTS, di sisi barat Mosul kepada wartawan Xinhua, Sabtu (3/6/2017) siang.

"Pasukan CTS menewaskan sebanyak 70 gerilyawan, kebanyakan orang asing dan Arab non-Irak, dalam pertempuran selama dua hari belakangan di kubu ISIS As-Saha," kata As-Saadi.

Tentara merebut kembali beberapa bagian Az-Zanjili dan Ash-Shifaa, tapi pertempuran sengit dari jalan-ke-jalan masih berlangsung, sementara gerilyawan fanatik ISIS sejauh ini melakukan perlawanan sengit, kata satu sumber militer lokal.

Pasukan Irak, yang didukung oleh koalisi internasional, telah berusaha keras untuk mengusir anggota ISIS dari sisi barat Mosul, tapi beberapa permukiman, termasuk pusat kota tua --yang berpenduduk padat-- masih dikuasai petempur fanatik ISIS.

Menurut militer Irak, lebih dari 90 persen kota tersebut telah direbut kembali dari ISIS dalam operasi besar yang dilancarkan pada Oktober tahun lalu.

Mosul, 400 kilometer di sebelah utara Ibu Kota Irak, Baghdad, telah berada dalam kekuasaan ISIS sejak Juni 2014, ketika pasukan pemerintah Irak meninggalkan senjata mereka dan melarikan diri sehinggga anggota ISIS mampu merebut kekuasaan atas beberapa bagian Irak Utara dan Barat.

Editor : Nazaruli
Sumber : Antara/Xinhua