• News

  • Kesehatan

Migren 4 Kali Lebih Banyak Serang Wanita, Ini Alasannya

Migren 4 kali lebih banyak seorang wanita.
Ofpof
Migren 4 kali lebih banyak seorang wanita.

JAKARTA, NNC - Pakar Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr Salim Harris, Sp S(K), FICA mengatakan, tak pandang usia kasus migren dapat menyerang siapa saja. Sehingga migren dapat serang usia anak, remaja maupun dewasa.

Kata Dr Salim, migren ini dapat terjadi karena disebabkan oleh faktor genetik. Tetapi ternyata kasus migren empat kali lebih banyak menyerang wanita daripada pria.

"Dalam penelitian saya, perempuan empat kali lebih banyak diserang migren. Hal ini disebabkan karena faktor genetik yang diturunkan secara x-link," ujar Dr Salim pada NNC baru-baru ini di Jakarta saat lulus sidang doktor.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa seorang ibu yang menderita migren, seluruh anaknya berpotensi untuk menderita migren. Tetapi seorang ayah yang menderita migren, tidak ada seorang anak lelakinya yang terkena migren, yang terkena migren adalah seluruh anak perempuannya.

" Migren juga bisa terjadi dipengaruhi oleh hormon. Maka saat wanita alami menstruasi, bisa terjadi juga migren," tukas Dr Salim.

Salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah, orang yang menderita migren ternyata bisa berpotensi stroke, karena pembuluh darah yang mudah sekali menyempit.

"Kenapa orang migren sangat berisiko stroke?. Misalnya naik gunung sampai ketinggian tertentu, CO2 nya tinggi, oksigen rendah. Kalau CO2 tinggi pembuluh darah otak melebar, kalau orang migren tidak bisa melebar maksimal tapi kebutuhan oksigen bertambah agar oksigen banyak ke otak. Tetapi kalau ada orang migren tidak bisa maksimal," jelas Dr Salim.

Kata Dr Salim, pada keadaan tersebut ada kemungkinan orang migren mengalami kematian sel otak kecil lebih banyak daripada org yang tidak migren. Hal inilah yang menyebabkan orang yang idap migren berisiko terkena stroke.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani