• News

  • Kesehatan

Ini Pengakuan Penderita Tuberculosis yang Malas Berobat

Pengobatan tuberkulosis harus sampai tuntas.
MGA
Pengobatan tuberkulosis harus sampai tuntas.

JAKARTA, NNC -  Seorang penderita penyakit turbekulosis bisa mengidap penyakitnya selama belasan tahun karena enggan berobat dengan tuntas sehingga membuat penyakit bisa berkali-kali kambuh.

Mantan penderita TB Binsar Manik bercerita dalam acara peringatan Hari Turbekulosis Sedunia di Stasiun Jakarta Kota, Rabu, bahwa dirinya mengidap TB pertama kali pada 1997 dan berlangsung hingga 2009.

Binsar mengaku pertama kali mengidap turbekulosis saat duduk di bangku SMK di Medan ketika dirinya mengalami batuk yang tak kunjung sembuh. Iar didiagnosis menderita TB dan berobat selama tiga bulan. Namun dirinya menghentikan pengobatan karena sudah merasa sehat.

"Setelah berobat selama tiga bulan saya merasa sehat, merasa kuat, saya tidak melanjutkan berobat. Alasan utama adalah menyangkut ekonomi,”ujar Binsar, Rabu (21/3/2018).

Pengobatan turbekulosis paling tidak harus terus dilakukan minimal enam bulan hingga delapan bulan untuk benar-benar sembuh. Memang pada beberapa bulan saat pengobatan penderitanya akan merasa sehat dan kuat, padahal turbekulosis bisa kambuh kembali jika infeksi bakteri tidak tuntas diobati.

Akhirnya pada 2009 Binsar kembali mengalami turbekulosis dan bahkan mengarah pada turbekulosis multi drug resisten (TB MDR), yaitu penyakit TB yang tidak mempan diobati dengan obat biasa.

Bahkan Binsar mengaku seringkali batuk dengan mengeluarkan darah saat terinfeksi TB MDR. Akhirnya ia harus menjalani terapi khusus penyakit TB MDR yang bisa menghasilkan efek samping tubuh lemas, halusinasi, tidak mau makan, merasa tertekan dan lainnya.

Hingga akhirnya Binsar bisa sembuh total dari TB MDR berkat upaya gigihnya dalam berobat hingga tuntas. Kendati ia masih memiliki kemungkinan untuk terinfeksi turbekulosis lagi jika tidak menjaga pola hidup sehat.

Indonesia menjadi negara ketiga penderita turbekulosis terbanyak di dunia setelah India dan China. Jumlah penderita TB di Indonesia diperkirakan sebanyak 1.020.000 jiwa. Namun saat ini baru 420 ribu kasus yang ditemukan dan sudah diobati.

Umumnya masyarakat kurang mendapatkan pengetahuan tentang penyakit TB mulai dari pencegahan, risiko, hingga metode pengobatan yang benar.

Editor : Sulha Handayani