• News

  • Kesehatan

Ratusan Anak di Surabaya Terjangkit TBC, Ini Saran Ketua DPR

Ketua DPR Bambang Soesatyo
Istimewa
Ketua DPR Bambang Soesatyo

JAKARTA, NNC - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, sebanyak 746 anak di Surabaya menderita penyakit menular Tuberkulosis (TBC). Mirisnya, beredar kabar bahwa penanganan terhadap mereka belum maksimal. 

Atas keadaan tersebut, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Komisi IX DPR untuk meminta penjelasan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) mengenai bagaimana sebenarnya upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut selama ini.

"Seharusnya dilakukan peningkatan upaya penemuan kasus TBC baru melalui penerapan dan penguatan jejaring layanan TBC Pemerintah dan swasta berbasis Kabupaten/Kota, atau menerapkan wajib lapor (mandatory notification) bagi semua layanan yang mengobati TBC. Itu berguna untuk memetakan dan mengurangi masalah kasus TB yang tidak terlaporkan, hingga dapat memutus rantai penularan di masyarakat," kata Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis kepada wartawan parlemen di Jakarta, Selasa (27/3/2018). 

Karena itu, Ketua DPR meminta Komisi IX DPR agar mendesak Kemenkes bersama Dinkes untuk fokus melakukan vaksinasi BCG kepada anak, terutama pada usia bayi baru lahir secara menyeluruh guna melindungi bayi dari infeksi TBC.

"Ini harus segera dilakukan, mengingat kasus TBC menerpa 300.000 orang di Indonesia setiap tahunnya," kata pria yang akrab disapa Bamsoet itu. 

Lanjut mantan Ketua Komisi III DPR ini, pemerintah agar konsentrasi penuh menerapkan sistem Directly Observed Treatment Short-course (DOTS) dalam penanggulangan TBC, serta mendukung ketersediaan Obat Anti TBC sesuai dengan Surat Keputusan nomor 1190/Menkes/SK/2004 tentang Pemberian Gratis Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dan Obat Anti Retro Viral (ARV) untuk HIV/AIDS.

Untuk penanganan awal, Bamsoet meminta Komisi IX DPR mendorong Kemenkes untuk turun langsung melakukan edukasi dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang cara-cara penularan serta bagaimana cara pemberantasan TBC, dan juga apa manfaat penegakan diagnosa dini dalam pengentasan penyakit TBC.

"Saya mengimbau semua pihak dan tokoh agama serta tokoh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menyosialisasikan gerakan imunisasi BCG dan gerakan TOSS (Temukan Obati Sampai Sembuh) TBC sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut," kata Ketua DPR berharap kasus tersebut segera ditangani.

 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya