• News

  • Kesehatan

Kasus Balita Konsumsi Permen Narkoba, Ini Penjelasan BPOM

Balita diduga telah mengonsumsi narkoba di Batam.
BNN
Balita diduga telah mengonsumsi narkoba di Batam.

JAKARTA, NNC – Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) memberikan klarifikasi sehubungan dengan beberapa pemberitaan di media daring tentang kejadian balita yang mengalami gelisah dan tidak bisa tidur setelah mengonsumsi permen. Diduga hal ini terjadi akibat balita yang konsumsi permen mengandung narkoba di Pekanbaru.

Menindaklanjuti hal tersebut, Balai Besar POM di Pekan baru bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepualauan Meranti dan Polres Kepulauan Meranti telah melakukan penelusuran terkait pemberitaan tersebut.

Dikutip dari info grafis resmi yang dikeluarkan BPOM, Kamis (5/4/2018), diketahui bahwa permen yang diduga mengandung narkoba tersebut telah terdaftar di BPOM. Izin edar diterbitkan BPOM setelah dilakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, mutu dan gizi produk termasuk proses produksi serta labelnya.

Sampel permen yang dikonsumsi anak balita dan ibu tersebut juga telah diuji di laboratorium BB POM di Pekanbaru, dengan hasil negatif narkoba. BPOM juga mengklaim pihaknya akan terus memantau perkembangan isu ini dan mengambil langkah hukum jika terbukti melanggar peraturan perundang-undangan.

Masyarakat yang menemukan produk bermasalah juga dapat menghbungi contact center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533, pesan singkat di nomor 0-8121-9999-533, E-mail di halobpom@pom.go.id atau Unit Layanan P

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani