• News

  • Kesehatan

Lions Club Jakarta Targetkan 2.000 Kantong Darah per Tahun

Ketua Umum Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI), Adang Daradjatun (tengah).
NNC/Christophorus Aji
Ketua Umum Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI), Adang Daradjatun (tengah).

JAKARTA, NNC - Lions Club Jakarta (LCJ) menggelar kegiatan sosial berupa donor darah dan pemeriksaan gula darah. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Batik Nasional ini, berlangsung di Grand Hall Thamrin City, Sabtu (29/9/2018). 

Dibuka oleh Ketua Umum Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI), Adang Daradjatun, kegiatan tersebut disambut antusias oleh pengunjung Thamrin City. Terbukti, berdasarkan pantauan NNC di lokasi, banyak pengunjung Thamrin City yang ikut mendaftar untuk mendonorkan darah mereka secara sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. 

Saat berbincang santai dengan NNC di sela-sela acara, Setiawan Iskandar selaku ketua panitia penyelenggara donor darah yang juga merupakan anggota Lions Club Jakarta (LCJ) Victory Prima mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan bentuk kerja sama pihaknya dengan Thamrin City. Selain itu, kegiatan sosial ini juga didukung penuh oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan PDDI. 

Lantas, berapa target yang ingin dicapai dalam kegiatan donor darah itu? 

Menjawab pertanyaan tersebut, lebih luas, pria yang akrab disapa Iwan ini mengatakan jika pihaknya memiliki target 2.000 kantong darah per tahunnya, yang kemudian sepenuhnya diserahkan kepada pihak PMI untuk membantu masyarakat yang dibutuhkan. Sedangkan untuk target hari ini, Iwan mengatakan jika pihaknya menargetkan 250 kantong darah. 

"Target 250 kantong darah (hari ini). Dan target dari Lions Club distrik kita 2.000 kantong darah per tahun dan langsung diserahkan ke PMI," ucap Iwan. 

Sementara dalam kesempatan yang sama, kepada NNC Adang mengatakan jika kerja sama bersama pihak Lions Club seperti ini sudah berlangsung selama puluhan tahun. "Untuk saya, kegiatan-kegiatan seperti ini banyak sebetulnya orang yang bisa melakukan seperti ini, tinggal mau atau tidak, menyisihkan sedikit dananya sedikit waktunya, tidak banyak yaa. Dan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional di Thamrin City, di mana ada batik yang dijual dengan harga Rp 5 ribu. Jadi kenapa sih, kita-kita yang bisa (memberi) itu, tidak memberikan sedikir rezekinya kepada orang lain?" ujar Adang. 

"Dan tadi juga saya sampaikan, 'Saya ucapkan terima kasih para pendonor, anda begitu hebat. Orang boleh memberi dalam bentuk uang tapi karena anda tidak punya uang, anda memberi dalam konteks darah yang anda miliki'. Sama itu harganya," tambah Adang seraya tersenyum. 

Lebih lanjut, kegiatan sosial donor darah tersebut juga bersamaan dengan hari ulang tahun PDDI yang ke-40. Yang mana, perjalanan panjang PDDI selama 40 tahun telah menjadi bagian dari PMI dan mampu melahirkan atmosfer positif untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama. 

"Yang udah dicapai, orang suka salah mengartikan apa itu PMI, apa itu PDDI. PMI adalah teknis dan pembina kita. Nah kalau PDDI lebih kepada memasyarakatkan, pentingnya donor darah, kita makin sehat. Coba anda lihat saya ini, kira-kira umur berapa, saya sudah 69 tahun," tandas Adang yang masih terlihat awet muda. 

Sebagai informasi, dalan kegiatan donor darah dan pemeriksaan gula darah ini setidaknya ada lebih dari 20 Lions Club yang ikut berpartisipasi. Mereka terdiri dari LCJ Jayakarta Prima, LCJ La Rose, LCJTC Amber, LCJSC Pondok Indah, LCJ Ruby Prima, LCJ Mutiara Prima, LCJTC Garnet, LCJS Tulip, LCJSC Sakura, LCJT Solitaire, LCJ Indo Prima, LCJ Host, LCJSC Wijaya Kusuma, LCJ Intan Prima, LCJ Nusantara, LCJ Kebayoran, LCJ Pelita Sejati, LCJ Mitra Anyelir, LCJ Kirana, LCJ Victory Prima, dan LCJS Victory Blossoms. Menariknya lagi, para pendonor yang beruntung berkesempatan membawa pulang aneka doorprize yang telah disediakan. Setidaknya ada puluhan doorprize yang bisa dibawa pulang para pendonor, mulai dari televisi, kulkas, hingga sepeda. 

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Nazaruli