• News

  • Kesehatan

Ngeri, Wajah Remaja Ini Membengkak Akibat Kanker Langka

Remaja Kambou Sie usai penyembuhan tumor di wajahnya
dok.Koaci
Remaja Kambou Sie usai penyembuhan tumor di wajahnya

BONDOUKOU, NNC - Seorang remaja bernama Kambou Sie melakukan perjalanan dari kampung halamannya, Bondoukou, di Pantai Gading, ke Italia, untuk perawatan yang mengubah kehidupan guna mengatasi tumor yang menyelimuti seluruh wajahnya.

Anak berusia 18 tahun alami perubahan wajah sejak berusia 10 tahun. Pada masa itu, massa agresif pertama mulai muncul di pipinya, namun tidak diobati dan selama bertahun-tahun merubah struktutlr wajah, mempengaruhi penglihatannya dan kulit wajah yang terkulai.

Tumbuh dewasa, dia sering diabaikan atau dihindari oleh komunitasnya karena tidak ada yang mengerti kondisinya dan berpikir dia menular. Satu-satunya orang yang mendukungnya adalah ayahnya, karena ia bahkan tidak diakui oleh ibunya sendiri.

Setelah tiba di Naples Pascale Hospital di Italia 14 bulan lalu, tes mengungkapkan bahwa tumor itu adalah bentuk kanker langka yang disebut limfoma Burkitt, yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Dia menjalani enam bulan kemoterapi, radioterapi dan penggantian sel induk untuk mengurangi tumor.

"Ketika sampai di rumah sakit, keadaan hidungku menghalangi pandanganku. Saya harus menahan hidung saya agar bisa melihat. Tiga hari setelah saya mulai kemoterapi, saya menyadari bahwa saya tidak perlu lagi menahan hidung untuk melihat," kata dia, dilansir dari laman Daily Mail, Senin (22/10/2018).

Dia mengaku sangat senang dan tidak sedih ketika harus bertemu orang-orang. Dia bisa pergi keluar, bersenang-senang, bermain-main. Dia juga merasa tidak punya masalah.

"Saya sangat senang. Sekarang kanker telah diberantas, ahli bedah bekerja untuk merekonstruksi wajah saya," kata dia.

Pakar Dr Franc Ionna menjelaskan, ada cacat dalam perkembangan tulang wajah. Ada ketidaksimetrisan sisi kiri berbeda dengan kanan. Satu sisi memiliki terlalu banyak tulang di sisi lainnya adalah defisit.

"Ini akan membutuhkan beberapa operasi, karena kanker telah mempengaruhi struktur tulang tengkorak. Sisi kanan wajah memiliki tulang pipi dan rongga mata yang belum berkembang, yang perlu dibangun kembali," jelas dokter.

Dijelaskan dokter, namun tulang Prosper masih belum pulih dari dampak radioterapi, sehingga dokter akan bekerja di bagian bawah wajahnya. Dokter bedah menghabiskan tiga jam untuk mengangkat kulit yang rusak akibat kanker dan melepaskan jaringan parut yang dikeraskan oleh radioterapi.

Untuk diketahui, Limfoma Burkitt (BL) adalah jenis limfoma non-Hodgkin (NHL) yang jarang terjadi yang menyerang anak-anak dan orang dewasa. BL berkembang ketika tubuh membuat sel B abnormal - sel limfoma.

Sel-B adalah sel darah putih yang melawan infeksi. BL dapat menyebabkan benjolan di daerah perut, yang dapat menyebabkan rasa sakit, bengkak, mual dan diare. Juga dapat menyebabkan pembengkakan tanpa rasa sakit di leher, ketiak atau selangkangan. Gejala lain mungkin termasuk: keringat malam, suhu tinggi, penurunan berat badan dan kelelahan.

"Saya sekarang memiliki mata untuk melihat semuanya. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Bagaimana sambutan akan terjadi. Saya tidak tahu apakah sambutan akan bagus atau tidak (di lingkungan rumahnya)," tutup dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya