• News

  • Kesehatan

Pakar Ungkap Kegagalan Pasangan Mendapatkan Kehamilan

Ilustrasi.
Youtube
Ilustrasi.

JAKARTA, NNC - Dalam penjelasan tentang gangguan kesuburan, dr Beeleonie, BMedSc, SpOG(K) mengatakan, gangguan kesuburan merupakan kegagalan satu pasangan untuk mendapatkan kehamilan setelah melakukan hubungan seksual yang benar selama satu tahun tanpa memakai alat kontrasepsi. 

Dijelaskan dr Beeleonie, faktor suami istri atau kombinasi keduanya dapat menyebabkan gangguan kesuburan. Sedangkam yang termasuk dalam faktor istri adalah gangguan pematangan sel telur, sumbatan saluran telur atau gangguan pada rahim dan indung telur. Sedangkan yang termasuk dalam faktor pria adalah masalah sperma.

”Berbagai penyebab infertilitas di kalangan pekerja sama dengan yang lainnya. Hanya pada kalangan perempuan pekerja, dimana terjadi priaritizing, seringkali karir dan pendidikan diutamakan, sehingga baru merencanakan kehamilan saat usia yang lebih tua," kata dr Beeleonie, Rabu (19/12/2018).

Pada kalangan perempuan karir, dikatakan rentan terjadinya gangguan fertilitas yang berkaitan dengan berkurangnya jumlah dan kualitas sel telur yang dimiliki. Hal tersebutlah yang dikenal dengan konsep cadangan ovarium, yang erat kaitannya dengan usia biologis.

Ia melanjutkan, usia biologis merupakan refleksi dari kuantitas dan kualitas sel telur seorang perempuan yang erat kaitannya dengan fekunditas. Fekunditas yaitu kemampan reproduksi seorang perempuan untuk memperoleh kehamilan.

Sedangkan usia kronologis, merupakan usia yang dihitung berdasarkan tangga lahir seseorang. Disamping penuaan reproduksi yang alamiah, usia biologis dan kronologis tidak selalu sama. 

"Sering didapatkan usia biologis lebih cepat menua dibandingkan usia kronologis seseorang. Penurunan ini dipengaruhi berbagai hal, misalnya genetik, adanya penyakit tertentu, riwayat radiasi dan kemoterapi, paparan zat kimia, gaya hidup, dan lain lain," jelas dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli