• News

  • Kesehatan

Ngeri! Ribuan Tumor Bersarang di Seluruh Tubuh Pasutri Ini

Ilustrasi suami dan istri yang menderita tumor.
Healty
Ilustrasi suami dan istri yang menderita tumor.

ALBERTA, NETRALNEWS.COM - Gail Appelgre (58) dan Tim Golumbia (55) dari Edmonton di Alberta, Kanada, memiliki neurofibromatosis (NF). NF menyebabkan massa yang menyakitkan tumbuh di sepanjang jaringan saraf mereka.

Appelgre, yang tumornya menutupi 90 persen tubuhnya, mengatakan dia terlalu sibuk untuk mencari cinta sebelum seorang teman memperkenalkannya kepada Golumbia pada Agustus 2010. Golumbia, yang memiliki bentuk kondisi NF yang tidak terlalu parah, mengklaim dia langsung tahu bahwa mereka seharusnya bersama.

Mereka mulai berkomunikasi setiap hari dan segera menemukan bahwa mereka memiliki banyak kesamaan, apalagi kondisi mereka sama-sama memiliki NF. Mereka akhirnya bertunangan pada tahun 2014.

Dilansir dari laman Daily Mail, Minggu (12/5/2019), Neurofibromatosis atau NF adalah kondisi yang menyebabkan benjolan tumbuh pada penutup saraf. Ada dua tipe utama, yang paling umum adalah Tipe 1 atau NF1. Ini mempengaruhi sekitar satu orang dalam 3.000 hingga 4.000 orang dan tidak ada obat yang diketahui. 

NF disebabkan oleh mutasi pada salah satu gen. Sekitar setengah dari orang yang memiliki NF tidak memiliki riwayat keluarga dengan kondisi tersebut. Ini disebut mutasi gen spontan. Separuh orang lainnya akan mewarisi NF dari ibu atau ayah mereka.

Beberapa penderita dipengaruhi oleh neurofibroma, yang biasanya muncul selama masa remaja. Ini mungkin pertama kali muncul pada kulit sebagai tanda keunguan, sebelum benjolan berserat kecil muncul. Mereka juga bisa tumbuh di sepanjang saraf di dalam tubuh, yang bisa terasa menyakitkan jika tersentuh dan benjolan dapat meningkat jumlahnya selama hidup seseorang.

“Aku sangat bangga dengan apa yang telah kita capai bersama. Kami saling melengkapi dalam banyak hal. Kami selalu suka mengatakan bahwa kami memiliki NF," kata Appelgre.

Appelgre memiliki tumor besar di dadanya dan banyak tanda lahir yang datar, namun, baru pada usia 12 tahun pertumbuhannya mulai berlipat ganda. Dia akhirnya didiagnosis menderita NF pada usia 14 tahun setelah mengalami massa besar di payudaranya yang menggantung dan tumbuh di bawah ketiaknya.

Appelgre mewarisi kondisi ini dari ibunya, sedangkan Golumbia terjadi secara acak karena mutasi genetik. Kondisi itu telah membuat Appelgre dengan 180 pertumbuhan NF di satu tangan saja, serta tumor dua kali ukuran kepalan tangannya di punggungnya. 

"Seluruh tubuh saya memiliki tonjolan. Ada begitu banyak NF tumbuh satu sama lain atau keluar satu sama lain," kata dia.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian