• News

  • Kesehatan

Begini Cara Mencegah Dehidrasi Pada Ibu Hamil yang Menjalankan Puasa

ilustrasi ibu hamil.
daily mail
ilustrasi ibu hamil.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dokter Gizi Klinis dan Ketua Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM dr Nurul Ratna Mutu Manikam, M Gizi, SpGK menyampaikan, ada beberapa dampak kekurangan cairan pada ibu hamil selain dehidrasi. Beberapa dampak jangka pendek kekurangan cairan adalah perubahaan mood, kognisi, terganggunya konsentrasi, mukosa mulut kering dan cepat lelah.

Maka dari itu, dr Nurul imbau pada ibu hamil yang menjalani puasa untuk memenuhi hidrasi tubuh. Upaya pemenuhan cairan tubuh ini bisa dilakukan dengan pola 2:4:2, yakni dua gelas saat sahur, empat gelas saat buka puasa hingga taraweh, satu gelas sebelum tidur dan satu gelas saat akan sahur.

"Ibu dengan keadaan Oligohidramnion atau air ketuban sedikit disarankan banyak minum air putih. Melalui plasenta nanti disampaikan ke bayi dan bayi juga terhidrasi dengan baik," jelas dr Nurul pada Netralnews setelah Hydration Talk, baru-baru ini di Jakarta.

Nurul juga dengan tegas menepis pernyataan bahwa konsumsi air berlebih bisa sebabkan keracunan.

"Apabila konsumsi air lebih dari yang dianjurkan, pada orang normal tidak akan keracunan air. Tetapi hal ini tidak berlaku pada penderita gagal ginjal," tegas dr Nurul.

Pernyataan ini disampaikan dr Nurul karena memang ada keadaan tertentu yang membuat orang mengkonsumsi air lebih dari batas normal yang dianjurkan, misalnya saja olahragawan atau para pekerja yang bekerja di luar ruangan.

"Lagi pula apabila kebanyakan minum, tubuh bisa merespon sendiri dengan merasa tidak haus. Jarang juga orang minum lebih dari 2 liter," kata dr Nurul.

Pernyataan ini disampaikan dr Nurul karena air merupakan zat makro esensial dan organ tubuh manusia terdiri dari air. Namun tubuh tidak dapat memproduksi air.

Sebut saja otak, mengandung 75 persen air, kulit mengandung 72 persen air, darah mengandung 83 persen air dan hanya sel lemak saja yang tidak banyak simpan air. Apabila dikalkulasikan, 2/3 tubuh manusia terdiri dari air, akan tetapi, tubuh tidak dapat memproduksi air.

Pada 2013, air juga telah masuk dalam Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013 bagi orang Indonesia sebagai salah satu bagian dari pola makan gizi seimbang.

Maka dari itu, Nurul imbau masyarakat Indonesia, tidak hanya ibu hamil untuk mencukupi kebutuhan air dengan minum delapan gelas air setiap hari bagi orang dewasa. Pada anak dan lanjut usia dianjurkan minum air putih sebanyak enam gelas sehari, serta ibu hamil dan menyusui dilebihkan dari jumlah normal air minum yang dianjurkan.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P

Apa Reaksi Anda?