• News

  • Kesehatan

Ini Dampak Rokok Elektronik pada Gigi dan Mulut

Ilustrasi rokok elektrik
dok.Istimewa
Ilustrasi rokok elektrik

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Rokok elektronik sering dianggap sebagai produk yang lebih aman dibandingkan dengan rokok konvensional karena kandungan bahan kimia dan karsinogen yang lebih sedikit. Padahal banyak penelitian membuktikan bahwa rokok elektronik dapat menimbulkan efek buruk terhadap kesehatan, khususnya di rongga mulut.

Komisi Obat, Material, dan Alat Kedokteran Gigi dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia Dr drg Didi Nugroho Santosa Msc mengatakan, uap rokok elektronik meningkatkan apoptosis dan nekrosis sel epitel gingiva. Efek negatif ini menyebabkan disregulasi fungsi sel gingiva.

"Kandungan rokok elektronik menimbulkan efek toksik dan apoptosis pada fibroblast gingiva manusia setelah terpapar selama 48 jam," kata Dr Didi, yang Netralnews kutip dari paparannya, Minggu (2/6/2019).

Dikatakan Dr Didi, cairan rokok elektronik, baik yang mengandung nikotin maupun tanpa nikotin menyebabkan perubahan molecular dan morfologis yang diduga menjadi penyebab penyakit periodontal.

"Masih banyak efek samping samping di rongga mulut yang ditimbulkan oleh penggunaan rokok elektronik," kata Dr Didi.

Disebutkan Dr Didi, beberapa efek samping yang nampak di mukosa mulut antara lain stomatitis nikotin, cheilitis angularis dan hairy tongue.

"Jadi rokok elektronik tidak dapat dikatakan Iebih aman sampai penelitian Iebih lanjut dilakukan," tegas dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?