• News

  • Kesehatan

Tubuh Tetap Sehat Saat Mudik, Ini Tips Sederhana dari Kemenkes

Ilustrasi pemudik
dok.monitor
Ilustrasi pemudik

SEMARANG, NETRALNEWS.COM - Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Anung Sugihantono, MKes meninjau suasana mudik di Stasiun Tawang, Semarang dan berkunjung ke pos kesehatan yang dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pada mudik lebaran, pos kesehatan ini mendapat dukungan tenaga dari Dinas Kesehatan Kota Semarang (PKM Simongan), pos dilengkapi juga dengan ruangan laktasi.

Dr Anung mengimbau kepada para pemudik agar melakukan mempersiapkan secara matang, baik fisik dan psikis. Hal itu dilakukan mulai dari sederhana dan mudah.

"Siapapun bisa melakukannya, seperti menjaga kebersihan, menggunakan masker atau sapu tangan ketika batuk flu, cuci tangan pakai sabun sebelum makan, dan pastikan juga bekal atau makanan yang dibawa benar-benar bersih dan sehat," kata Anung, dalam keterangan tettulisnya, Selasa (4/6/2019).

Ditegaskan Anung, pemudik harus melakukan hal tersebut, terutama melakukan pemeriksaan bagi yang memiliki faktor resiko penyakit agar tidak menular atau terjadi hal yang tidak diinginkan saat mudik.

Setelah melakukan pemantauan di jalur mudik lebaran di wilayah Surabaya pada Sabtu (1/6/2019), Anung melanjutkan pemantauannya ke wilayah Semarang, (2/6/2019).

Pemantauan diawali dengan mengunjungi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Pada saat itu kapal motor Dabonsolo baru saja berlabuh di Dermaga, membawa lebih dari 3 ribu pemudik gratis dari Jakarta yang membawa sepeda motornya, untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke kota tujuan masing-masing.

Dirjen Anung juga sempat berbincang dengan beberapa pemudik sambil membagikan masker. Pada kesempatan tersebut Dirjen P2P juga menyerahkan logistik secara simbolis kepada stakeholder di Pelabuhan Tanjung Emas.

Peninjauan dilanjutkan ke Posko Terpadu Angkutan Udara Tahun 2019 Bandar Udara Ahmad Yani Semarang. Rombongan diterima perwakilan GM PT. AP2 Bandar Udara Ahmad Yani. Bapak Dirjen tampak meninjau aktivitas dalam posko terpadu dan menyerahkan bantuan logostik secara simbolis.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya