• News

  • Kesehatan

Kenali Penyebab dan Faktor Risiko Kanker yang Diidap Agung Hercules

Artis Agung Hercules juga mengidap kanker otak stadium 4.
Grid
Artis Agung Hercules juga mengidap kanker otak stadium 4.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pedangdut humoris Agung Hercules dikabarkan mengidap Kanker Otak Glioblastoma Stadium IV. Lantas, apa sebenarnya Glioblastoma?.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, Minggu (16/6/2019), glioblastoma merupakan salah satu tipe kanker glioma. Gejala-gejala glioma bervariasi berdasarkan jenis tumor serta ukuran tumor, lokasi dan tingkat pertumbuhan.

Tanda dan gejala umum glioma meliputi: sakit kepala, mual atau muntah, kebingungan atau penurunan fungsi otak, hilang ingatan, perubahan kepribadian atau cepat marah. Selain itu, bisa terjadi pula kesulitan dengan keseimbangan Inkontinensia urin, masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur, penglihatan ganda atau hilangnya penglihatan, kesulitan bicara, kejang, terutama pada seseorang tanpa riwayat kejang.

Kebanyakan tumor otak primer, penyebab pasti glioma tidak diketahui. Tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko tumor otak. Faktor risiko meliputi:

Usia
Risiko Anda terkena kanker otak meningkat seiring bertambahnya usia. Glioma paling umum terjadi pada orang dewasa antara usia 45 dan 65 tahun. Namun, tumor otak dapat terjadi pada usia berapa pun. Jenis glioma tertentu, seperti ependymoma dan astrocytoma pilocytic, lebih sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda.

Paparan radiasi
Orang yang telah terpapar pada jenis radiasi yang disebut radiasi pengion memiliki risiko lebih tinggi terkena tumor otak.

Contoh radiasi pengion termasuk terapi radiasi yang digunakan untuk mengobati kanker dan paparan radiasi yang disebabkan oleh bom atom.Bentuk radiasi yang lebih umum, seperti medan elektromagnetik dari saluran listrik dan radiasi frekuensi radio dari oven microwave belum terbukti meningkatkan risiko glioma.

Tidak jelas apakah penggunaan ponsel meningkatkan risiko kanker otak. Beberapa studi telah menemukan hubungan yang mungkin antara penggunaan ponsel dan jenis kanker otak yang disebut neuroma akustik. Banyak penelitian lain tidak menemukan hubungan keduanya.

Karena ponsel adalah faktor yang relatif baru, penelitian jangka panjang diperlukan untuk memahami dampak potensial terhadap risiko kanker. Untuk saat ini, jika Anda khawatir tentang kemungkinan hubungan antara ponsel dan kanker, para ahli merekomendasikan untuk membatasi paparan Anda dengan menggunakan speaker atau perangkat bebas genggam, yang menjauhkan ponsel itu dari kepala Anda.

Riwayat keluarga
Memiliki riwayat keluarga dengan glioma dapat menggandakan risiko mengembangkannya. Beberapa gen secara lemah dikaitkan dengan glioma, tetapi studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan antara variasi genetik ini dan tumor otak.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani