• News

  • Kesehatan

Kenali Ragam Disabilitas Psikososial pada Anak

Ilustrasi
dok.toronto
Ilustrasi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Disabilitas psikososial pada anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun yang mengalami gangguan dalam proses berpikir, berperasaan, berperilaku, dan berinteraksi sosial sehingga aktivitas, partisipasi dan peran sebagai anak jadi terganggu.

Anak dengan disabilitas psikososial juga hidup dan tinggal di sekitar kita, namun hampir sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang minim tentang anak dengan disabilitas psikososial. Ini termasuk dengan keluarga dan orang tua, mereka seringkali memperlakukan anak dengan disabilitas psikososial tidak sebagaimana mestinya.

Maka dari itu diluncurkanlah sebuah Buku Mengenal Anak dengan Disabilitas Psikososial: Panduan untuk Orang Tua dan Keluarga di Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM), di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Penanggung jawab buku ini adalah Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dari Kekerasan Rumah Tangga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Usman Basuni. Adapun Penulis dan Peneliti adalah Agus Hasan Hidayat, Rina Refliandra, Fatmawati, Mely Setyawati, Niniek Dhiniyanti.

Pada Buku Mengenal Anak dengan Disabilitas Psikososial: Panduan untuk Orang Tua dan Keluarga, masyarakat diimbau mengetahui berbagai ragam disabilitas psikososial.

Ragam disabilitas psikososial diantaranya gangguan cemas, gangguan depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, dan gangguan kepribadian.

Gangguan Cemas
Gangguan cemas adalah kekhawatiran berlebihan yang berakibat terganggunya aktivitas sehari-hari. Ciri-ciri gangguan cemas diantaranya merasa khawatir berlebihan terhadap hal-hal yang kecil, menghindar dari lingkungan tertentu, rasa takut, tidak tenang dan gelisah, jantung berdetak kencang, sesak nafas pusing dan mual serta sonsentrasi terganggu.

Gangguan Depresi
Gangguan depresi adalah perasaan hampa yang berakibat pada keputusasaan dengan jangka waktu yang lama dan terus-menerus. Ciri-ciri depresi diantaranya merasa sedih berkepanjangan dan terlihat muram, kehilangan minat dan hobi, merasa hampa dan putus asa, terjadi perubahan pola makan, menyakiti diri sendiri dan memiliki pikiran untuk bunuh diri.

Gangguan Bipolar
Bipolar adalah perubahan perasaan atau suasana hati yang drastis antara fase mania, yakni perasaan bahagia dan semangat berlebihan, serta fase depresi, seperti ciri-ciri diatas.

Ciri-ciri mania adalah merasa bahagia dan terlalu bersemangat, konsentrasi gampang teralihkan dan mudah marah. Selain itu kurangnya kebutuhan tidur, sehingga merasa tidak perlu tidur, penuh dengan ide-ide baru dan bersikap gegabah serta gampang emosi.

Skizofrenia
Skizofrenia adalah gangguan yang menyebabkan seseorang tidak bisa membedakan antara khayalan dan kenyataan.

Ciri-ciri skizofrenia adalah mengalami halusinasi, seperti melihat dan mendengar sesuatu yang tidak nyata. Selain itu mengalami waham, yakni menyakini sesuatu yang tidak nyata, ciri lain adalah pikiran kacau dan ucapan membingungkan, emosi yang tidak terkontrol dan melakukan gerakan yang berbeda.

Gangguan Kepribadian
Gangguan kepribadian adalah sifat-sifat karakteristik yang emosional, sehingga merusak dan merugikan lingkungan sekitarnya.

Ciri-ciri gangguan kepribadian diantaranya berbuat kenakalan yang sangat tidak wajar, tidak memiliki empati, tidak merasa menyesal setelah melakukan keburukan. Selain itu bersifat arogan dan berperilaku agresif, memiliki emosi yang tidak terkontrol dan memiliki pemikiran dan perilaku yang tidak wajar.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya