• News

  • Kesehatan

Kondisi Misterius, Perut Anak Ini Menggelembung Tak Henti

Kondisi perut anak ini menggelembung.
India
Kondisi perut anak ini menggelembung.

MUZAFFARPUR, NETRALNEWS.COM - Sebuah kondisi misterius telah menyebabkan seorang anak berusia 19 tahun memiliki perut yang tidak akan berhenti tumbuh.

Sujit Kumar, dari Muzaffarpur, India, memperhatikan perutnya bengkak ketika dia baru berusia tujuh tahun, kata media setempat. Tetapi tidak ada dokter yang mampu memberikan diagnosa untuk pertumbuhan perutnya, yang perlahan-lahan terlihat semakin menonjol.

Menurut laporan, Kumar tidak menderita dengan gejala umum lainnya yang terkait, seperti diare, muntah atau refluks asam. Ibu Kumar, Kanchan Devi (34) telah membawa putranya ke banyak dokter selama bertahun-tahun, tetapi tidak berhasil.

Mereka sering memberinya obat yang dapat memberikan pereda nyeri jangka pendek. Tapi itu belum terbukti efektif untuk jangka panjang.

Dia sekarang membutuhkan endoskopi, yang melibatkan tabung tipis dengan kamera di ujung mencari bagian dalam tubuh, sehingga dokter dapat mengetahui langkah selanjutnya.

Tetapi sebelumnya Kumar disarankan pergi ke Delhi, yang berjarak 1.066 km dari rumahnya, untuk menemui seorang spesialis. New Delhi, ibu kota India, diklaim memiliki sistem perawatan kesehatan yang lebih baik daripada kotanya sendiri. Tapi sayangnya itu akan menghabiskan biaya terlalu banyak untuk keluarga.

Orang tua Kumar sedih melihat putra mereka menghadapi kesulitan dan kesulitan untuk berteman karena ejekan terus-menerus yang diterimanya.

Selama masa kecilnya dan masa remajanya, ia telah terlepas dari berbagai aktivitas dan perutnya yang besar membuatnya tidak mungkin untuk mengambil bagian dalam melalukan olahraga apa pun. Namun Kumar mencari kebahagiaan melalui pekerjaannya di sebuah pabrik sepeda, di mana ia mulai bekerja setahun yang lalu. Rekan-rekannya tidak membedakannya karena penampilannya seperti yang ia terima saat sekolah.

"Saya suka bekerja. Saya bekerja di pabrik sepeda dan telah melakukannya selama satu tahun sekarang," kata Kumar, dilansir dari laman Daily Mail, Selasa (13/8/2019).

Beban penyakit langka meningkat di India, tetapi pemerintah disalahkan karena tidak memberlakukan kebijakan untuk meningkatkan kehidupan ribuan orang dengan penyakit langka.

Sejauh ini sekitar 450 penyakit langka telah tercatat di India. Tetapi tidak ada cukup uang untuk melakukan penelitian ekstensif.

Sekitar 95 persen penyakit langka tidak memiliki pengobatan yang disetujui dan kurang dari satu dari 10 pasien menerima pengobatan khusus penyakit.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani