• News

  • Kesehatan

Penderita Dermatitis Atopik Dilarang Mandi dengan Air Panas, Ini Alasannya

Ilustrasi mandi air panas.
sipayo.com
Ilustrasi mandi air panas.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Chief Executive Officer (CEO) Klinik Pramudia dr Anthony Handoko, SpKK, FINDV menegaskan, penderita Dermatitis Atopik (DA) tidak boleh mandi menggunakan air terlalu panas. Kata dr Anthony, hal ini perlu dihindari karena penderita DA memproduksi minyak pada kulit yang lebih sedikit daripada orang normal.

Apabila penderita DA mandi menggunakan air panas, hal yang bisa terjadi adalah kekeringan pada kulit. Padahal penderita DA asalnya telah memiliki kondisi kulit kering, meski telah melakukan aktivitas mandi sekalipun, yang seharusnya bisa dalam keadaan lembab.

"Memang sudah teori dan kenyataan bahwa DA lebih sensitif, rentan, dan reaktif dengan faktor eksternal, misalnya saja paparan benda asing, terpapar cuaca terlalu panas lalu ke terlalu dingin dan sebaliknya, hingga muncul rasa gatal yang sering disalahartikan menjadi alergi," kata dr Anthony saat Seminar Media di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Dianalogikan dr Anthony, apabila seseorang mencuci alat rumah tangga bekas makanan berlemak, air yang digunakan adalah air panas untuk meluruhkan lemak-lemak. Analaogi ini juga ternyata berlaku pada kulit penderita DA, apabila mandi menggunakan air panas maka minyak pada kulit akan luruh dan kulit penderita DA menjadi lebih kering.

"Padahal minyak pada kulit berfungsi untuk melembabkan. Jadi pasien atopik tidak boleh mandi menggunakan air terlalu panas," tegas dr Anthony.

Dikutip dari keterangan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk merawat kulit dengan DA.

Terkait mandi, sebaiknya dilalukan selama 10-15 menit. Suhu air yang digunakan adalah suam-suam kuku dan bisa dilakukan 1-2 kali dalam sehari. Diimbau juga untuk menghindari scrubbing dan mengoleskan pelembab tiga menit setelah mandi.

Sabun yang digunakan disarankan yang lembut dan non soap, dengan ph 4-6 dan tidak mengandung pewangi.

Sebelum keluar rumah, disarankan juga menggunakan sunscreen spf 30, baju yang menyerap keringat, topi lebar, dan kacamata hitam.

Untuk diketahui, DA merupakan suatu penyakit kulit kronis yang dapat menyerang semua umur, dari bayi sampai dengan lansia, dan mengenai semua jenis kelamin.

DA dapat membuat kulit meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah dan jika tidak segera ditangani akan menurunkan kualitas hidup.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P