• News

  • Kesehatan

Kisah Mengharukan Gadis Penderita Anemia Aplastik dengan Pendonornya

India Jaz White bersama orang tua (dailymail.co.uk)
India Jaz White bersama orang tua (dailymail.co.uk)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ini adalah peristiwa yang mengharukan ketika seorang gadis kecil berusia lima tahun berlari memeluk seorang wanita berkebangsaan Jerman, yang merupakan orang asing bagi gadis kecil itu. Ya, wanita itu telah menyumbangkan organ tubuhnya untuk menyelamatkan hidup dari sang gadis.

Gadis cilik bernama India Jaz White dari Cwmparc, Rhondda, didiagnosa dengan Anemia Aplastik, suatu bentuk yang jarang dari leukemia, ketika umurnya 1 tahun.

Orang tuanya diberitahukan bahwa India harus segera mendapatkan transplantasi sumsum tulang belakang. Kedua orang tua India menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mencari donor potensial.

Akhirnya, mereka menemukan pasangan yang cocok dari seorang wanita 34 tahun yang berasal dari Jerman, tetapi tidak diperbolehkan untuk menghubungi wanita itu selama dua tahun setelah operasi.

Keluarga menyebut wanita itu sebagai "Pahlawan Keluarga". Sindy Nama wanita Jerman yang telah menyumbangkan sumsum tulang beakangnya. Keluarga akhirnya mendapat kontak melalui twitter dan mereka pun mengatur waktu untuk bertemu.

Tiga tahun setelah transplantasi, pada hari ulang tahun India yang ke lima, mereka akhirnya bertemu satu sama lain. India langsung berlari dan memeluk Sindy ketika dia mendarat di Cardiff.

Nyonya White mengatakan ini adalah saat yang paling menakjubkan. India memegang bunga mawar dan langsung lari ke Sindy dan saling berpelukan.

"Sindy menangis dan air mata mengalir dari keluarga kami, itu begitu emosional," papar ibu dari India, seperti dikutip dari laman dailymail.co.uk, Rabu (2/11/2016).

Keluarga India bersama Sindy pergi mengunjungi toko boneka Build-a-Bear. "Kita membiarkan India dan putri Sindy ini, Nora, memilih boneka mereka dan kami menaruh pesan pribadi di kedua boneka. Kami kemudian pergi untuk makan dan memberi Sindy hadiah, dia memiliki kalung sidik jari pribadi berbentuk hati dan ditulis Welsh dan di atas Cardiff City," jelas keluarga.

Editor : Lince Eppang