• News

  • Kesehatan

Tuberkulosis Renggut 11 Nyawa Setiap Jam

Penanggulangan TB di Indonesia (Netralnews/Menggi Febrianti)
Penanggulangan TB di Indonesia (Netralnews/Menggi Febrianti)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Tidak semua orang menyadari bahwa penyakit menular Tuberkolosis (TB), masih mengancam di Indonesia. Bahkan banyak yang mengira, penyakit menular ini yang dulunya disebut TBC, sudah tidak ada lagi di Indonesia.

Namun, dari laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2016, jumlah kasus TB di Indonesia telah mencapai 1,6 juta orang, dengan estimasi kasus TB baru di Indonesia sebesar 1 juta setiap tahunnya, dengan 100.000 kematian per tahun.  Berarti, terdapat 273 kematian setiap hari atau 11 kematian setiap jam.

Menurut Arifin Panigoro, Ketua Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI), dari data tersebut Indonesia menempati peringkat kedua di dunia untuk kasus TB, setelah India.

“Kasus TB di Indonesia semakin tahun, semakin meningkat. Faktanya Indonesia menjadi peringkat kedua di dunia untuk kasus TB, setelah India. WHO juga melaporkan bahwa jumlah penderita TB di dunia mencapai 10,4 juta kasus dengan 8,6 juta kasus baru setiap tahunnya,” jelas Arifin yang ditemui saat diskusi di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2017).

Ditambahkannya, kasus TB belum sepenuhnya menjadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia dibandingkan dengan masalah sosial lainnya, seperti narkoba dan HIV/AIDS.

“Meskipun tidak berlatar belakang kedokteran atau kesehatan, saya merasa terpanggil untuk ikut memikirkan dan melakukan berbagai upaya penanggulangan TB melalui FSTPI yang saya pimpin, guna membantu Kementerian Kesehatan,” kata Arifin.

Penularan TB dapat dipicu oleh kuman Mycobacterlum Tubercolosis dari percikan dahak pengidap TB yang terbesar di udara setelah batuk. Hal tersebut berlangsung cepat dan dapat menular kepada 10-15 orang di sekitarnya.

Reporter : Menggi Febrianti
Editor : Lince Eppang