• News

  • Kesehatan

Racun Ular Ini Mampu Obati Penyakit Ginjal

Racun ulang ini mampu obati penyakit ginjal. (Ilustrasi: Pixabay)
Racun ulang ini mampu obati penyakit ginjal. (Ilustrasi: Pixabay)

TANZANIA, NETRALNEWS.COM – Para peneliti telah menemukan, sebuah peptida dalam racun mamba hijau ternyata dapat mengurangi keparahan penyakit ginjal polikistik (PKD).

PKD ini dapat menyebabkan kista berisi cairan yang dapat berkembang dan merusak ginjal, bahkan menyebabkan gagal ginjal hingga gangguan hati.

Tetapi ketika para peneliti menguji peptida mamba hijau pada tikus dengan penyakit ini, kista berkurang sebesar 47 persen. Peneliti percaya, ini merupakan sebuah penemuan yang dapat menyebabkan terapi baru untuk mengobati PKD pada manusia, seperti dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (21/6/2017).

Dalam upaya menemukan pilihan obat baru untuk mengobati PKD, para peneliti mempelajari racun dari ular mamba hijau beracun. Mamba hijau adalah ular yang membentang ke selatan dari Tanzania ke Zimbabwe timur dan pesisir Natal di Afrika bagian selatan dan racunnya bisa berakibat fatal dalam kasus envenomation parah.

Para peneliti memilih untuk mempelajari racun ular karena cenderung bekerja dengan menyebabkan masalah saraf, beberapa di antaranya melibatkan reseptor sel dan racun bisa mengganggu reseptor yang menghasilkan kista pada orang dengan PKD. 

Untuk penelitian ini, para peneliti mengisolasi peptida yang disebut mambaquaretin-1, yang diketahui menghambat reseptor sel. Mereka memberikannya kepada enam tikus yang direkayasa secara genetis untuk memiliki PKD selama 99 hari.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semua tikus yang diberi peptida telah memperbaiki fungsi ginjal dan tidak ada efek samping. Para peneliti juga menemukan bahwa jumlah kista di ginjal tikus berkurang sepertiga, dan total area ginjal yang terdiri dari kista berkurang sebesar 47 persen.

Analisis menunjukkan bahwa peptida ini dicapai dengan menghalangi reseptor vasopresin, seperti obat antagonis vasopresin saat ini. Sementara para peneliti mengatakan bahwa lebih banyak penelitian perlu dilakukan untuk melihat apakah peptida mamba hijau aman untuk digunakan pada manusia dan menghasilkan manfaat yang sama, para peneliti optimis. Mereka juga berencana untuk melakukan penelitian menggunakan peptida untuk mengobati penyakit lainnya.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani