• News

  • Kesra

Lagu Es Lilin dari Warga untuk Presiden

Presiden Joko Widodo bagikan sertiikat tanah bagi warga Soreang.
Infonawacita
Presiden Joko Widodo bagikan sertiikat tanah bagi warga Soreang.

BANDUNG, NNC - Seorang warga Kampung Caringin, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, menyanyikan lagu es Lilin permintaan Presiden Joko Widodo saat acara pembagian 10.000 sertifikat untuk rakyat.

"Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden memperkenankan saya berdiri di sini. Untuk itu, saya menyanyikan lagu Es Lilin permintaan Bapak Presiden, tapi kalau suaranya jelek mohon dimaafkan," kata Wiwi Widyawati saat diminta maju Presiden di panggung, Senin.

Menanggapi perkataan Wiwi, Presiden mengatakan, "Ya..iyalah, karena ibu bukan penyanyi, jelek nggak apa-apa yang penting merdu".

Selanjutnya Wiwi langsung menyanyikan lagu khas daerah Jawa Barat ini dengan merdu dan langsung mendapat tepuk tangan dari hadirin. "Wah suaranya merdu, Syahrini aja kalah," kata Presiden usai mendengarkan lagu yang dibawakan Wiwi.

Presiden langsung memberikan hadiah sepeda kepada warga Kampung Caringin ini. "Udah ambil sepedanya," kata Presiden, seperti dilansir Antara, Senin (04/12/2017).

Selain memanggil Wiwi, Presiden juga memanggil Herlina dan Cecep untuk menghafalkan Pancasila. Herlina berhasil melafalkan Pancasila dengan lancar. Namun, usai selesai mengucapkan dasar negara Indonesia ini dia langsung balik.

"Ibu nggak mau hadiah sepeda?" tanya Presiden kepada Herlina. Mendapat tawaran tersebut, Herlina langsung mengambil hadiah sepeda pemberian Presiden.

Sedangkan Cecep memanfaatkan kesempatan ini untuk mengutarakan permintaannya. Warga Kampung Ciawigede, Desa Mekarsari, Kecamatan Cimaung ini membacakan permintaan kepada Presiden untuk dibuatkan gedung untuk SMA di daerahnya.

Cecep menyatakan di daerahnya berdiri SMA Negeri setelah dirinya bersama Kepala Desa Mekarsari dan 70 pendamping ke DPR dan ditindaklanjuti Presiden pada 2014.

"Sekarang sudah tiga tahun SMA Negeri sudah ada, rasanya masih kurang lengkap sebab bangunan tempat belajar masih numpang di Desa Arjasari. Jadi, mohon bantuan bangunan dan lahannya," pinta Cecep kepada Presiden.

Usai membacakan permintaannya Cecep pun menyatakan siap menjawab pertanyaan kuis yang akan diajukan oleh Presiden. "Sekarang saya persilakan Bapak menanya kepada saya," kata Cecep.

Editor : Sulha Handayani