• News

  • Kesra

Kesal Suami Selingkuh, Ibu Siksa Anak, Ini Kata Pakar

Orang tua harus bisa membangun kedekatan pada anak.
Timeindo
Orang tua harus bisa membangun kedekatan pada anak.

JAKARTA, NNC - Viral di media sosial (medsos), sebuah video singkat yang menunjukkan suara seorang wanita yang tengah berteriak-teriak meluapkan amarah. Hal yang menjadi masalah adalah, wanita tersebut meluapkan amarah dengan menyiksa seorang anak balita yang diduga anaknya sendiri.

Bayi tersebut terlihat disiksa oleh ibunya, karena suaminya diduga berselingkuh dengan wanita lain. Penyiksaan itu juga dilakukan sang ibu sebagai sebuah ancaman bagi suaminya yang tidak kunjung pulang.

Terlihat sang bayi yang mengenakan celana panjang dan kaus dalam menangis terisak dengan hidung beserta mulut yang berdarah. Darah dari balita itu juga terlihat tercecer di lantai. Pada awal video juga sang wanita terlihat menyakiti balita tersebut dengan beberapa kali pukulan.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Rohika Kurniadi Sari mengimbau orang tua dapat membangun kelekatan pada anak.

"Perempuan lebih berlapis terima permasalahan, apalagi bila tidak dinafkahi, persoalan ekonomi dan penelantaran. Psikologisnya (perempuan) rentan," kata Rohika saat Media Talk Kemen PPPA terkait “Perkawinan Anak”, Jumat (25/5/2018).

Maka dari itu Rohika imbau orang tua dapat membangun kelekatan pada anak masing-masing. Kelekatan dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan, salah satunya mendongeng dan mengajarkan nilai-nilai kehidupan.

"Jangan malah memberi gawai pada anak, karena anak tidak bisa diam. Lalu orang tua kenakan pampers seharian pada anak, padahal bisa membangun kelekatan dengan mengajarkan anak buang air ke kamar mandi," jelas Rohika.

Menurut Rohika, membangun kelekatan pada anak dapat meminimalisir berbagai tindakan kekerasan antar keluarga karena terjalinnya ikatan emosional antara anggota keluarga yang satu dan yang lain.

Untuk diketahui, menurut keterangan yang beredar, lokasi kejadian kekerasan tersebut terjadi di Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pelaku diketahui telah terciduk Polisi, namun belum dilakukan penahanan, untuk sementara masih wajib lapor.

Diketahui video sebelumnya diunggah di akun medsos Facebook (FB) pribadi dari sang wanita yang menyiksa bayi. Video kemudian diketahui dihapus agar menghindari penyelidikan dari pihak berwajib.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani