• News

  • Kesra

YLKI: Kebijakan Larangan Iklan Rokok di Area Stasiun Alami Kemunduran

Ilustrasi aktivitas di stasiun kereta api.
NNC/Anhar Rizki Affandi
Ilustrasi aktivitas di stasiun kereta api.

JAKARTA, NNC - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) kalim, semua pihak mengakui, sebagai moda transportasi masal, kereta api telah melakukan transformasi, bahkan "revolusi", baik dari sisi hulu hingga hilir.

Dari sisi hulu berbagai kemajuan signifikan telah dicapainya. Termasuk pencapaian revenue, sehingga PT KAI terus meningkat keuntungannya.

"Pada akhirnya, dari sisi hilir pelayanan PT KAI boleh diacungi jempol. Kondisi ini bermula saat manajemen PT KAI ditukangi oleh seorang Ignasius Jonan, sebagai lokomotif (Dirut) PT KAI," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, baru-baru ini di Jakarta.

Kata Tulus, salah satu terobosan dari sisi pelayanan itu adalah mewujudkan kereta api tanpa rokok. Bagi Tulus, saat itu Jonan menggebrak bahwa siapapun tidak boleh merokok di area stasiun, dan di dalam kereta api.

"Jika terbukti ada penumpang yang merokok, akan diturunkan di tengah jalan. Hal itu beberapa kali dilakukan," tukas dia.

Menurut YLKI, penegakan hukum kebijakan kereta api tanpa rokok waktu itu cukup tegas. Keberadaan iklan rokok di area stasiun pun dilarangnya. Iklan rokok yang semula masih bertebaran di stasiun, menjadi bersih, hilang.

Pernyataan ini disampaikan Tulus karena kebijakan larangan iklan rokok di area stasiun, saat ini terjadi kemunduran yang sangat di manajemen PT KAI. Iklan rokok kembali bertebaran di hampir semua stasiun kereta api.

Menurut hasil monitoring YLKI dan jaringannya, iklan rokok banyak ditemukan di stasiun Yogyakarta (Tugu dan Lempuyangan), Stasiun Semut dan Gubeng di Surabaya, Stasiun Solo Balapan di Solo, Stasiun Purwokerto, dan Stasiun Tawang Semarang.

"Ada penurunan pelayanan PT KAI pada konsumennya. Sebab dengan maraknya iklan rokok di stasiun, PT KAI telah memberikan pesan dan promosi negatif pada konsumennya," kata Tulus.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P