• News

  • Kesra

Mendes PDTT: 7 Tahun ke Depan Pendapatan Masyarakat Desa Meningkat

 Mendes PDTT: 7 Tahun ke depan pendapatan masyarakat desa meningkat.
Kemendes
Mendes PDTT: 7 Tahun ke depan pendapatan masyarakat desa meningkat.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, dalam empat tahun terakhir pendapatan masyarakat desa meningkat dari Rp572 ribu per kapita per bulan pada Tahun 2014 menjadi Rp804 ribu per kapita per bulan pada tahun 2018.

Tidak hanya itu, menurut Eko, tujuh tahun ke depan pendapatan masyarakat desa berpotensi meningkat hingga Rp2 juta per kapita per bulan. Tujuh tahun ke depan (tahun 2026), desa-desa juga berpotensi mengkontribusikan Gross Domestic Product (GDP) Indonesia sebesar 1,2 hingga 1,4 Triliun USD.

"Salah satu faktor terjadinya peningkatan pendapatan masyarakat desa adalah pembangunan infrastruktur secara masif dari Dana Desa," kata Eko, baru-baru ini di Jakarta.

Tak hanya peningkatan pendapatan, menurut Eko, Dana Desa juga berkontribusi menurunkan angka stunting Indonesia dari angka 37 persen tahun 2013 menjadi 30,8 persen pada tahun 2018.

Eko contohkan, dalam membangun jalan saja selama empat tahun terakhir, (Dana Desa) telah mampu membangun sepanjang 191.600 kilometer. Ada yang menganggap, ini empat kali mengelilingi dunia.

"Tapi Indonesia negara besar, 191.600 Kilometer kalau dibagi lebih dari 74 ribu desa dibagi 4 tahun, per desa hanya membangun 600 meter jalan per tahun," kata Eko.

Selain Dana Desa, menurutnya, pembangunan desa juga melibatkan pihak swasta dan ratusan perguruan tinggi yang tergabung dalam Pertides (Forum Perguruan Tinggi untuk Desa). Terkait hal tersebut dia juga membuka pintu kerjasama bagi lembaga/instansi untuk bersama-sama membangun perdesaan.

"Tahun lalu kita kirim 75.000 mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tematik. Mahasiswa bisa memberikan penyuluhan kepada masyarakat desa. Selain itu, mahasiswa juga bisa mendapatkan pelajaran dan pengalaman dari masyarakat desa. Peluang-peluang di desa sangat besar," kata Eko.
   

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani