• News

  • Kesra

Catat, Ini Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan pada Anak Disabilitas Psikososial

Ilustrasi Disabilitas psikososial pada remaja
Boombastis
Ilustrasi Disabilitas psikososial pada remaja

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dukungan keluarga dan orang tua agar anak dengan disabilitas psikososial ternyata dapat berkontibusi dalam kepulihan optimal pada anak.

Disabilitas psikososial anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun yang mengalami gangguan dalam proses berpikir, berperasaan, berperilaku, dan berinteraksi sosial sehingga aktivitas, partisipasi dan peran sebagai anak jadi terganggu. 

Menurut Buku Mengenal Anak dengan Disabilitas Psikososial: Panduan untuk Orang Tua dan Keluarga yang baru-baru ini diluncurkan di Jakarta, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada anak dengan disabilitas psikososial. 

Penanggung jawab buku ini adalah Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dari Kekerasan Rumah Tangga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Usman Basuni. Adapun Penulis dan Peneliti adalah Agus Hasan Hidayat, Rina Refliandra, Fatmawati, Mely Setyawati, Niniek Dhiniyanti.

Buku menyebutkan, tindakan yang harus dilakukan satu keluarga atau orang tua adalah menerima kondisi anak, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah meluangkan waktu khusus bersama keluarga. Ini perlu dilakukan agar ada kedekatan psikologis bagi anak. 

Selain itu keluarga dan orang tua perlu juga menjadi pendengar yang baik dengan ikut memahami kondisi anak, memberikan perhatian terhadap apa yang dirasakan anak, dan memperlakukan anak dengan disabilitas psikososial sama dengan anak lainnya. Ini perlu dilakukan, kecuali pada saat anak alami kambuh sehingga perlu perhatian khusus.

Diimbau juga orang tua dan keluarga memberikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak. Oramg terdekat juga perlu kenali pemicu yang membuat anak kambuh, misalnya mencari informasi tentang disabilitas psikososial ke banyak sumber informasi. 

Diimbau juga meminta bantuan kepada pihak lain seperti ketua RT, teman, dan pihak sekolah untuk peduli kepada anak dengan disabilitas psikososial. Di sisi lain, orang tua juga harus mengetahui dan menjaga kondisi kesehatan mental dirinya, mengingat kondisi psikologis orang tua sangat berpengaruh terhadap kondisi anak.

Selain itu, ada juga beberapa hal yang tidak boleh dilakukan orang tua, keluarga dan kerabat anak dengan disabilitas psikososial, diantaranya tidak boleh memberikan perkataan yang buruk terkait kondisi psikologis anak, melakukan kekerasan, membeda-bedakan anak, merendahkan anak, mengasingkan anak seperti dilarang bermain, dipasung atau dikurung.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli