• News

  • Kesra

Temui Korban di Lokasi Demo, KPAI Ungkap Kondisi Para Pelajar dan Mahasiswa yang Terluka

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti.
NNC/Martina Rosa
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pasca aksi demo di Gedung DPR, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan Retno Listyarti melakukan pengawasan ke RS AL Mintoharjo pada Senin, (30/9/2019) petang.

Setiba di halaman RS, KPAI menemui beberapa massa aksi demo yang sudah mendapat pertolongan medis karena gas air mata.

Kata Retno, ada mahasiswa dan pelajar yang saat itu sedang memulihkan diri pasca terkena gas air mata. Bahkan saat mengobrol dengan mahasiswa dan pelajar, Retno ikut merasakan panas pada mata karena posisi yang berdekatan.

Direktur RS AL Mintoharjo, Wiweka lantas memberikan keterangan bahwa terdampak bentrok demo baru tiba di RS setelah pukul 18.00 WIB. Hingga pukul 20.48 WIB, saat KPAI meminta keterangan, pihak RS menyatakan sudah masuk 87 pasien korban aksi.

"Korban terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Pasien termuda adalah anak usia 15 tahun yang terkena gas air mata," kata Retno, Selasa (1/10/2019).

Korban rata-rata luka ringan dan sedang, yang agak berat adalah yang mengalami trauma pada mata akibat gas air mata, sehingga terus keluar air di matanya. Ada juga pasien dengan luka benturan pada kepala yang mulai membengkak.

Pada Senin malam (30/9/2019), Retno mendapatkan laporan melalui aplikasi WhatsApp, bahwa di belakang gedung DPR, Palmerah dan Slipi kondisi aksi rusuh. Diduga kuat bahwa ada demonstran pelajar juga yang terlibat dalam aksi saling serang dengan aparat.

Aparat kepolisian berusaha membubarkan massa aksi karena sudah pukul 18.00 WIB, sehingga melampaui waktu aksi.

Diinformasikan juga oleh dua pengadu bahwa banyak anak jadi korban, dan belum ada ambulans maupun tenaga medis di sekitar lokasi rusuh tersebut.

“Saat menerima pengaduan masyarakat tersebut, saya mencoba menelepon 112 dan 119. Didapat penjelasan bahwa ambulans Pemprov DKI Jakarta sudah berada di sekitar lokasi aksi,”ujar Retno

KPAI lantas memutuskan ke Pejompongan, lokasi di mana para demonstran yang terpukul mundur berada di sekitar Pejumpongan dan Bendungan Hilir.

KPAI juga ke  RS AL Mintoharjo karena tempat terdampak paling banyak yang dibawa oleh ambulans karena posisi terdekat kosentrasi massa aksi.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P