• News

  • Kesra

Kemendes PDTT dan Bappenas Melakukan MoU Percepatan SDGs

 Kemendes PDTT dan Bappenas lakukan MoU percepatan SDGs.
Humas Kemendes
Kemendes PDTT dan Bappenas lakukan MoU percepatan SDGs.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas melakukan MoU Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Melalui Proyek Percontohan Pembangunan Desa dengan Skema Pembiayaan Social Impact Bonds/Impact Investment.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sangat ambisius. Upaya pembiayaan tidak bisa bergantung pada APBN. SDGs multiplatform, melibatkan banyak pihak untuk kerja bersama dan membiayai bersama.

"Yang jadi PR adalah menggalang non pemerintah, Kita harus benar-benar menyiapkan ekosistem yang memudahkan pihak swasta, filantropis, ataupun pihak lainnya untuk mau membiayai termasuk mendorong social entrepreneurship," kata Bambang saat menjadi pembicara pada acara SDGs Annual Conference 2019 di Fairmont Hotel Jakarta (9/10/2019).

Menurutnya, cara khusus untuk mendorong swasta adalah yang paling penting pertama swasta butuh return, harus sesuai ekspektasi mereka, kedua, swasta ingin tahu apakah yang dilakukan itu sudah sesuai dengan goals SDGs, jadi butuh dukungan pada mereka.

Konferensi tahunan tujuan pembangunan berkelanjutan 2019 dengan tema "Keberlanjutan Lautan untuk meningkatkan Kesejahteraan dan Mengurangi Kesenjangan". Konferensi ini mengangkat topik "Kebutuhan dan Peluang Investor Sosial untuk dapat berpartisipasi di dalam pembiayaan ekonomi desa (Financing for Village Economy).

Peserta acara ini berasal dari organisasi kemasyarakatan, filantropi, dan pelaku usaha, akademisi dari tingkat nasional dan daerah serta mengundang berbagai pembicara dari tingkat Internasional.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo sendiri mengatakan bahwa dalam tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs yang pertama adalah menghapus kemiskinan.

Eko menegaskan bahwa menghapus kemiskinan terutama di desa-desa dan daerah tertinggal kuncinya menciptakan aktivitas ekonomi. Disamping pengembangan infrastruktur (konektivitas jalan, listrik, internet), juga yang tak kalah penting adalah kerjasama dengan bank, kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pihak swasta dan lain-lain.

"Karena kemiskinan adalah the core problem dari seluruh problem yang menjadi goals SDGs," kata Eko.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani