• News

  • Kesra

Ketepatan dan Kecepatan Program, Kemendes PDTT Luncurkan Aplikasi E-Government

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo
KemendesPDTT/Angga
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo meresmikan aplikasi e-government Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Menurutnya, penerapan e-government inilah yang membantu ketepatan dan kecepatan program kementerian yang selama ini ia pimpin tersebut.

Diakui Eko, selama ini merasa dalam menjalankan program tersendat dan kurang mendapatkan impact (pengaruh) di lapangan, karena data kurang akurat dan speed-nya (kecepatan) lama. Keadaan ini berdampak pada data yang telat.

"Salah satu keberhasilan kita (Kemendes PTT) adalah keakuratan data yang kita miliki. Selain itu kecepatan," kata Eko saat peresmian di Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Eko mengatakan, e-government akan membantu Kemendes PDTT menjalankan program pembangunan di 74.954 desa dan ratusan kawasan transmigrasi. Kawasan yang dimaksud berada di lokasi, demografi, serta latar belakang pendidikan masyarakat yang beragam.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital di era industri 4.0 akan mempermudah semua pekerjaan.

"Kenapa pembangunan desa bisa lebih baik dan diikuti oleh 23 negara, karena kita punya database dan tata kelola yang sudah menggunakan e-government," ujar Eko.

Dalam tiga tahun ini, lanjut Eko, Kemendes PDTT telah mendapatkan most improvement (peningkatan paling baik) di lingkungan kementerian. Eko menyampaikan ucapan terima kasih terhadap seluruh pegawai dan mitra yang telah berkomitmen membantu pelaksanaan program kementerian.

"Semoga kerjasama kita dengan para mitra dapat memberikan benefit, bukan hanya untuk kementerian, namun juga untuk para mitra," ujar Eko.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati