• News

  • Kesra

Program Gerbangmas Papua Diklaim Telah Dinikmati Masyarakat

Pesta budaya asmat (cepsmine.blogspot.com)
Pesta budaya asmat (cepsmine.blogspot.com)

Berita Terkait

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tim Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) mengklaim program gerakan bangkit mandiri dan sejahtera (gerbangmas) harapan seluruh rakyat Papua 1.000 hari kehidupan, telah dinikmati oleh masyarakat Papua.

"Mereka mengaku dalam waktu tiga tahun terakhir telah benar -benar memperhatikan orang asli Papua yang ada di pedalaman Papua khususnya yang ada di Tingginambut," kata Ketua Tim UP2KP yang melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan dan KPS di Puncak Jaya, Agustinus Raprap di Jayapura, Senin (17/10/2016).

UP2KP memantau sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua.

Ketua Tim UP2KP yang melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan dan KPS di Puncak Jaya, Agustinus Raprap di Jayapura, Senin, mengemukakan tim juga mengecek program gerakan bangkit mandiri dan sejahtera (gerbangmas) harapan seluruh Rakyat Papua 1.000 hari kehidupan.

Menurutnya, ketika tim melakukan pertemuan dengan masyarakat baik di puskesmas maupun di pustu di Kampung Nalume, Distrik Tinggi Nambut,Kabupaten Puncak Jaya sebagai tempat pelaksanaan program gerbangmas 1.000 hari kehidupan.

Masyarakat secara polos dan spontan mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Lukas Enembe, Ketua DPRP, Ketua MRP, Sekda Papua dan Kepala Dinas Kesehatan Papua.

Salah satu contoh adalah program gerbangmas 1.000 hari kehidupan yang dilakukan oleh Gubernur Lukas Enembe di tiga tahun terkahir.

Agus menjelaskan, berdasarkan peraturan gubernur nomor 16 tahun 2013 tentang pembentukan UP2KP maka tugas utama adalah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan kepada orang asli Papua dari pelayanan dasar sampai pelayanan rujukan dilakukan petugas kesehatan di Papua.

Untuk itu, katanya atas perintah Gubernur Papua Lukas Enembe selaku pembina UP2KP melalui Sekretaris Daerah Papua untuk melakukan monitoring dan evaluasi dana otonomi khusus baik pelayanan dasar maupun pelayanan rujukan dan pelaksanaan kartu Papua Sehat (KPS) di 28 kabupaten dan satu kota.

Ia menambahkan, tim yang dipimpinya melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan penggunaan dana KPS di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya pada 10 Oktober 2016.

Editor : Lince Eppang
Sumber : Antara