• News

  • Kesra

Indonesia Ditargetkan Bebas Lokalisasi Tahun 2019

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa
dinsos.bantenprov.go.id
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa

JAKARTA, NETRALNEWS - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) targetkan Indonesia bebas lokasisasi tahun 2019. Dalam empat tahun ke depan, 100 lokalisasi ditargetkan bakal ditutup.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, hingga saat ini sudah 68 lokalisasi yang ditutup. Dari hasil rakornas tiga minggu lalu bersama dinas sosial dan sejumlah kementerian terkait diputuskan, tahun 2019 Indonesia bebas lokalisasi.

"Masih ada 100 titik lagi di antaranya, Mojokerto dan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang terbanyak jumlah lokalisasinya," kata Khofifah di Jakarta, Senin (22/2/2016).

Mensos menambahkan, Gubernur Kalimantan Timur pun sudah menyurati Kementerian Sosial terkait rencana penutupan. Artinya desain di 2019 sudah ada yang berjalan.

Salah satunya lewat program Panti Sosial Karya Wanita (PSKW). merupakan panti perlindungan eks Pekerja Seks Komersial (PSK) milik Kemensos.

“Lokasi PSKW satu area dengan save house yang diperuntukan bagi para korban perdagangan manusia (human trafficking) dan Wanita Tuna Sosial (WTS)," ucap mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan itu.

PSKW juga dilengkapi dengan fasilitas dokter, kanselor, dan tempat pelatihan kejuruan (vocational training). Pelatihan kejuruan diperuntukan bagi para WTS dengan beragam keterampilan.

Selama dibina, para WTS mendapatkan berbagai pelatihan kejuruan, seperti menjahit, membordir, membuat berbagai aneka kue.

“Selain mendapatkan berbagai pelatihan, mereka juga mendapatkan diberikan konseling yang bisa menenangkan pikiran sekaligus menata kembali masa depan usai mengikuti pelatihan tersebut," ujarnya.

Selain bisa menenangkan pikiran dan menata kembali masa depan mereka, juga akan dibantu dengan program dari Kemensos yaitu Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Rp 3 juta per orang.

Penulis : Firman Qusnulyakin
Editor : Firman Qusnulyakin