• News

  • Kuliner

Otak-otak Bandeng Oleh-oleh Khas Semarang

otak-otak bandeng khas Semarang
MasakanDapurku
otak-otak bandeng khas Semarang

JAKARTA, NNC  - Salah satu olahan Bandeng yang terkenal di Semarang adalah otak-otak. Makanan ini enak buat camilan. Umumnya dijual matang dan siap goreng, disajikan lengkap bersama sambal dan dikemas sebagai  oleh-oleh bagi pengunjung untuk dibawa ke rumah.

Rasanya yang gurih dari padu-padan antara daging bandeng, kelapa dan bumbu sangat disukai masyarakat.

Ingin mengetahui resepnya? Yuk simak resep sederhana untuk membuat Otak-otak Bandeng. Dijamin lebih sehat dan lebih aman untuk dikonsumsi bersama keluarga Anda.

Bahan-bahan

    2 ekor ikan bandeng, @ 700 gr
    300 gr kentang, goreng, haluskan
    1 sdm kelapa parut, sangrai
    Tumbuk sampai berminyak
    1 sdt garam
    ½ sdt merica halus
    2 butir telur, kocok sebentar
    2 sdm bawang goreng, haluskan

Cara membuat

-  Bersihkan ikan, buang sisik, insang dan isi perut
-  Potong bagian leher, jangan sampai putus
-   Pukul-pukul perlahan badan ikan dengan ulekan hingga daging keluar melalui leher
-  Balikkan kulitnya melalui lubang leher, keruk daging/duri yang masih menempel pada dinding kulit, bilas dan tiriskan
-  Buang duri ikan dari dagingnya, tumis dengan 1 sdm minyak goreng, hingga duri muncul. Sisihkan dan bersihkan duri-durinya
- Campur daging ikan dengan kentang, kelapa sangrai, garam, merica, telur dan bawang goreng
- Tekan ke dalam kulit ikan, jangan terlalu padat
- Bungkus ikan dengan daun pisang atau alumunium foil yang sudah diolesi margarin. Kukus selama 15 menit
- Angkat, lepaskan bungkusnya, goreng hingga kecokelatan, atau panggang dalam oven hingga kecokelatan
- Potong-potong sesuai selera.

Jika ingin membuat ikan lebih awet untuk disimpan dan siap digoreng pada waktu tertentu, Anda dapat menyimpan Otak-otak Bandeng yang telah dikukus lalu letakkan dalam wadah tertutup, masukkan ke dalam freezer/lemari es.

Goreng dan sajikan segera agar tetap hangat, lebih nikmat jika disajikan bersama sambal terasi buatan sendiri. Ingat, hati-hati dengan duri yang masih tertinggal di dalam dagingnya.

Editor : Wulandari Saptono
Sumber : Baca Resep Dulu