• News

  • Kuliner

Johnny Plate Ingin Camilan ‘Rebok‘ Dikembangkan, BI dan OJK Siap Dukung

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate.
Netralnews/Adiel Manafe
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi XI DPR, Johnny G Plate memperkenalkan makanan khas dari Mangarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Rebok.

Camilan yang terbuat dari tepung jagung dan kelapa parut ini diperkenalkan Johnny ke masyarakat yang memadati Festival Budaya Manggarai (FBM) di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Sabtu (17/8/2019) kemarin. 

Tak hanya memperkenalkan, Sekjen Partai NasDem ini juga berharap dukungan dari lembaga jasa dan keuangan agar Rebok bisa dikembangkan dan dipasarkan di tingkat nasional sehingga masyarakat Indonesia bisa menikmati kelezatan camilan itu. 

"Saya waktu kecil makan rebok dan sumbuk. Sangat enak sumbuk dan rebok itu. Ini perlu dikembangkan," kata Johnny. 

Keinginan Johnny mendapat respon positif dari Analis Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia (BI), Robby Fathir Nashary yang hadir di festival tersebut. 

Menurut Robby, pihaknya akan melihat potensi dari dari Rebok, dan jika memiliki nilai jual maka BI siap mendukung pengembangan makanan lokal warisan nenek moyang orang Manggarai itu. 

"Kalau secara spesifik kuliner itu nanti kita akan lihat, potensinya seperti apa. Karena kalau misalnya semua produk memiliki nilai jual dan nilai tambah itu pasti kita akan dukung," ungkap Robby. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hari Tangguh Wibowo menyatakan bahwa OJK siap menfasilitasi melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), jika masyarakat ingin mengembangkan Rebok

"Jadi OJK sebagai lembaga yang mengawasi dan mengatur sektor jasa keuangan kan konsen mengenai usaha-usaha tadi. Kita pasti akan memfasilitasi jika nanti ada masyarakat yang memang ingin mengembangkan usaha kecilnya menjadi lebih baik," jelas Hari. 

"Kita bukan tidak mungkin menyediakan (pembiayaan). Karena kita ada KUR untuk masyarakat. Kredit Usaha Rakyat ini tidak hanya untuk pertanian tapi juga bisa untuk usaha lainnya, termasuk seperti makanan tradisional tadi. Jadi lewat KUR diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. 

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian