• News

  • Kuliner

Cara Sukses Membuat Kue Sarang Semut

Bolu Karamel.(dok.vemale)
Bolu Karamel.(dok.vemale)

Berita Terkait

JAKARTA, NETRLNEWS.COM - Bagi Anda pecinta kue tradisional Indonesia, tentu tak asing dengan kudapan manis sejenis Bolu, yaitu Sarang Semut. Sebagian orang mengenal kue berwarna cokelat pekat ini dengan sebutan Bolu Karamel, karena memang bahan pemanis yang digunakan adalah gula pasir yang diolah menjadi caramel.

Tapi ternyata, bukan cuma Indonesia yang memiliki kue jenis ini. Di beberapa Negara Asean seperti Malaysia dan Brunei Darussalam, juga mengenal kue Sarang Semut. Meskipun dengan nama yang berbeda, seperti  Caramel Cake, Honeycomb Cake atau Sugar Burnt Cake.

Tertarik ingin mencobanya di rumah, berikut cara sukses membuat Kue Sarang Semut. Simak ulasannya!

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat adonan kue sarang semut adalah menyiapkan loyang. Kemudian melumurinya dengan margarin dan ditaburi sedikit tepung terigu hingga rata. 

Selanjutnya, di dalam panci atau bisa juga dalam wajan anti lengket, gula pasir dilelehkan di atas api kecil hingga menjadi caramel. Selama tahapan ini, gula sama sekali tidak boleh diaduk, karena dapat merusak proses karamelisasi. Bahkan, caramel akan menempel pada sendok dan jadi sulit terlepas. Proses pembentukkan caramel pun  jadi lebih lama dan membuatnya gosong, sehingga terasa pahit. 

Jika gula pasir benar-benar telah meleleh, barulah dituangkan air panas sedikit demi sedikit. Kemudian diaduk agar air dan karamel tercampur rata serta tidak lengket di panci. Hindari menuangkan air bersuhu normal atau dingin, karena akan membuat caramel menjadi keras. 

Dalam wadah terpisah, telur ayam dikocok dengan mixer kecepatan rendah hingga berbuih. Lalu dikucuri susu kental manis, sambil terus dikocok rata. 

Berikutnya, adonan ditambahkan campuran bahan kering berupa tepung terigu, tepung maizena, soda kue dan baking powder yang telah diayak, agar adonan tidak menggumpal. Diselingin dengan menuangkan caramel, sambil diaduk perlahan dengan balloon whisk. Terakhir, barulah dimasukkan margarin yang telah diaduk hingga lembut.  

Setelah siap, adonan dituangkan ke dalam loyang yang telah disiapkan. Selanjutnya, dimasukkan ke dalam oven telah dipanaskan pada suhu 180oC. Kemudian dipanggang selama ± 45 menit. Ketika dipanggang, kue akan mengeluarkan buih atau gelembung-gelembung kecil di atas permukaannya. 

Ini merupakan tanda jika proses pembentukan pori-pori atau rongga kue Sarang Semut sedang berlangsung. Semakin mendekati akhir pemanggangan gelembung akan semakin berkurang, itu menandakan kue sudah hampir matang. Bila gelembung sudah sedikit dan permukaannya kelihatan mengering, segera keluarkan kue dari oven. 

Saat memotong kue Sarang Semut, sebaiknya dalam keadaan sudah dingin. Karena  akan menghasilkan potongan yang bagus dan tidak merusak bentuknya. Tingkat ketahanan kue Sarang Semut ini terbilang rentan, karena termasuk ke dalam golongan kue basah yang tidak bisa disimpan terlalu lama. Maka sebaiknya kue Sarang Semut disantap segera setelah dihidangkan. 

Sebaiknya jangan melakukan proses penyimpanan terlalu lama, karena akan berpengaruh pada kualitas rasa dan teksturnya akan menjadi lebih keras. Pada suhu ruang, kue Sarang Semut dapat bertahan selama 3 hari, 1 minggu dalam lemari es.  ‎

 

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya