• News

  • Kuliner

Enaknya Dendeng Semut yang Empuk dengan Daging Has Dalam

Ilusttasu dendeng. (dok,  kreasi ayie - blogger)
Ilusttasu dendeng. (dok, kreasi ayie - blogger)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Lebih praktis dan tahan lama. Itulah kelebihan yang ditawarkan para produsen lauk kering yang kian menjamur di Tanah Air. Adapun salah satu varian lauk kering yang kerap menjadi incaran adalah Dendeng Semut Daging. 

Nah, tak melulu harus membeli lho, Dendeng Semut Daging ini bisa kok kalian buat sendiri di rumah. Entah untuk bekal dalam perjalanan liburan di akhir pekan ini, ataupun sebagai lauk untuk keluarga di rumah. Tertarik mencobanya di rumah?

Jika iyaa, Netralnews.com sempat mewawancarai Widya Zulkarnaen pemilik label usaha Dapur Cabi yang berlokasi di kawasan Cibubur-Jakarta Timur. Widya pun tak pelit berbagi ilmu bagaimana cara membuat Dendeng Semut Daging yang enak dan tahan lama. 

Diungkapkan Widya, Dendeng Semut Daging kreasinya dibuat dari daging sapi has dalam yang diiris tipis layaknya Sukiyaki, lalu dilumuri bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, jinten, ketumbar, laos, gula merah dan  garam, kemudian direndam selama 2 jam dalam suhu ruang.

Penggunaan daging sapi has dalam yang diiris tipis layaknya Sukiyaki ini bertujuan agar Dendeng Semut Daging dihasilkan lebih empuk. “Sebaiknya saat proses perendaman daging dengan bumbu tidak disimpan dalam lemari es, karena dapat menutup pori-pori daging sehingga bumbu lebih lama meresap,” tambah Widya. 

Selanjutnya, rendaman daging disusun di atas loyang datar lalu dijemur di bawah terik sinar matahari selama satu hari. Proses ini bertujuan untuk mengurangi kadar air dalam daging yang dapat mempercepat pertumbuhan bakteri. 

Namun di kala musim hujan atau saat tak ada sinar matahari, rendaman daging dikeringkan dalam oven panas bersuhu 70 °C selama 7 jam, sambil sesekali dibolak balik agar kering merata. “Jika dikeringkan dalam oven, prosesnya harus benar-benar diperhatikan. Kalau terlalu kering, nantinya daging akan terasa keras,” jelas Widya. 

Setelah itu daging digoreng dalam minyak panas dan banyak hingga kecokelatan dan matang. Kemudian ditiriskan di atas irus atau saringan kawat yang telah dialasi tissue towel agar daging benar-benar kering. 

Sambil meniriskan daging, Widya membuat bahan pelengkap Dendeng Semut Daging berupa Serundeng Kelapa. Mulanya, kelapa setengah tua yang sudah diparut memanjang, dicampur bersama bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, gula merah, dan garam di dalam wadah baskom. Kemudian disangrai selama 10 menit di atas api sedang sambil terus diaduk agar tidak gosong. 

Setelah tercium aroma harum, barulah ditambahkan Dendeng dan Kacang Tanah Goreng. Lalu diaduk secara berkala selama 20 menit sampai kering. 

Selanjutnya, Dendeng Semut Daging didiamkan dalam suhu ruang hingga uap panasnya hilang. Lalu dikemas ke dalam toples bulat yang sudah dialasi doilly paper. Agar lebih tahan lama, ada baiknya wadah Dendeng Semut Daging ditutup rapat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya