• News

  • Megapolitan

Penetapan NJOP Pulau Reklamasi Bersifat Tidak Mengikat

 Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Cinta Mega
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Cinta Mega

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Cinta Mega menyampaikan bahwa penilaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pulau reklamasi Jakarta sebesar Rp3,1 juta per meter belum mencapai titik final.

Hal tersebut menyusul dengan dicabutnya moratorium oleh Menko Maritim Luhut Panjaitan pada Oktober 2017 lalu. Dengan keputusan tersebut, Mega menyatakan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) akan mengapprasial atau menilai ulang NJOP pulau reklamasi.

“Kita lihat kronologisnya dulu. Penilaian NJOP sebesar Rp3,1 juta per meter itu kan berdasarkan KJPP. Hasil tersebut didapatkan karena memang itu bukan merupakan objek pajak atau belum menjadi objek pajak, karena pada saat itu masih berupa tanah kosong. Masih dalam moratorium. Nah, sekarang setelah moratorium dicabut KJPP akan mengapprasial ulang,” ujar Mega dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/11/2017).

Menurut Mega, beberapa hal yang menjadi dasar KJPP melakukan penilaian antara lain dihitung berdasarkan luas daratan, biaya produksi, dan perbandingan dengan NJOP di wilayah-wilayah sekitar proyek reklamasi.

“Yang menjadi dasar KJPP menilai itu terdiri dari berbagai aspek seperti penghitungan biaya produksi, komperasi dengan wilayah lain yang berada di sekitar proyek reklamasi seperti misalnya Pantai Indah Kapuk (PIK), kemudian dari luas daratan, dan hal teknis lainnya,” jelas Mega.

Saat ini, BPRD tengah menunggu keputusan anggaran tahun 2018 untuk membiayai KJPP dalam melakukan penilaian ulang. Rencananya, kajian akan kembali dilakukan pada Januari tahun depan.

“Sekarang ini mereka (BPRD-red) sedang menunggu anggaran baru untuk membayar KJPP. Mungkin sekitar Januari atau Februari 2018. Pokoknya, ini akan masih berlanjut,” tambahnya.

Untuk diketahui, saat ini polisi sedang melakukan penyidikan soal adanya dugaan korupsi dalam proyek reklamasi pulau reklamasi C dan D terkait penetapan NJOP. Karena NJOP kedua pulau tersebut hanya ditetapkan oleh BPRD DKI Jakarta sebesar Rp3,1 juta per meter. Padahal, NJOP di pulau reklamasi C dan D bisa mencapai antara Rp25 juta hingga Rp30 juta.

Penentuan nilai NJOP pertama senilai Rp3,1 juta tersebut ditetapkan berdasarkan penilaian independen yang dilakukan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sesuai UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan.

Setelah penentuan NJOP pertama, NJOP tahun-tahun berikutnya akan ditetapkan BPRD Jakarta karena sudah terbentuk harga pasar.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Wulandari Saptono