• News

  • Megapolitan

Ini Alasan Alghiffari Aqsa Menolak Diperiksa sebagai Saksi

Novel Baswedan saat mendapatkan perawatan setelah mengalami penyiraman air keras
Dok Keluarga
Novel Baswedan saat mendapatkan perawatan setelah mengalami penyiraman air keras

JAKARTA, NNC - Direktur LBH Jakarta, Alghiffari Aqsa, menolak untuk memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Kuasa Hukum Alghiffari, Nawawi Bachrudin, mengatakan bahwa ada empat alasan Alghiffari enggan diperiksa sebagai saksi untuk kasus penyerangan Novel Baswedan, pada Kamis (25/1/2018) kemarin.

"Kami ingin menyampaikan penolakan sebagai saksi," ujar Nawawi di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Menurut Nawawi, dasar pemanggilan terhadap Alghiffari tidak sesuai dengan KUHAP. Surat pemanggilan yang dilayangkan penyidik Ditkrimum, tidak diberikan langsung kepada Alghiffari.

Kedua, lanjut Nawawi, Alghiffari juga dipanggil untuk waktu dalam jangka waktu yang singkat, karena satu hari sebelumnya baru diberikan surat panggilan.

Alasan ketiga, berdasarkan KUHAP, Alghiffari merupakan orang yang tidak dapat dikualifikasikan sebagai saksi. Sebab, dalam kasus Novel, Alghiffari bukan orang yang melihat persis penyiraman terhadap Novel.

"Karena dia dalam kaitan kasus Novel, dia bukan orang yang tahu dengan mata kepala sendiri, melihat atau mendengar sendiri. Jadi dia tidak dapat dikualifikasikan sebagai saksi," ujar Nawawi.

Terakhir, Alghiffari adalah seorang advokat. Oleh karena itu, tidak sepatutnya dipanggil untuk memberikan kesaksian.

"Kita sebagai advokat punya kode etik, di mana kita harus jaga rahasia klien. Karena itu pada hari ini kita menyampaikan surat kepada Polda Metro untuk menolak dipanggil sebagai saksi," ujar Nawawi.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Y.C Kurniantoro