• News

  • Megapolitan

Satpol PP, Damkar dan Satlinmas Siaga Pilkada 2018

Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman saat peringatan HUT Satpol PP, Damkar dan Satlinmas
Dok: Humas Pemkot Bogor
Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman saat peringatan HUT Satpol PP, Damkar dan Satlinmas

BOGOR, NNC - Tahun 2018 adalah tahun politik, yaitu ada dua agenda besar nasional yang akan digelar, yakni pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada) 2018 di 171 daerah dan tahapan pemilihan legislatif serta tahapan pemilihan presiden tahun 2019 yang juga digelar bersamaan.

Peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) menjadi penting di tahun politik dan kesiapsiagaan harus lebih ditingkatkan.

"Maka tema yang diambil dari hari jadi Satpol PP ke 68, Damkar ke 99 dan juga Satlinmas ke 56 kali ini adalah Satpol PP, Damkar dan Satlinmas siap mengawal Pilkada serentak 2018," kata Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP  ke 68, Pemadam Kebakaran (Damkar) ke 99 dan Satlinmas ke 56 di Balaikota Bogor, Kamis (29/3/2018).

Tema ini lanjut kata Mendagri mengandung arti, Satpol PP, Damkar dan Satlinmas harus lebih siaga di tahun politik ini. Sebagai perangkat daerah, Satpol PP, Damkar dan Satlinmas akan ikut terlibat langsung mengawal pesta demokrasi, terutama Pilkada.

Keterlibatan Satpol PP, Damkar dan Satlinmas, memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga. Karena itu ia meminta, Satpol PP dan Satlinmas lebih meningkatkan lagi kesiapsiagaannya.

"Sesuai aturan Satpol PP, Damkar dan Satlinmas mempunyai tugas pokok satlinmas antara lain, membantu menjaga ketentraman penyelenggaraan pemilu dan Pilkada baik sebelum, atau pada saat pemungutan maupun setelah pelaksanaan pemilihan," katanya.

Tugas pokok lainnya adalah ikut membantu dalam konteks tugas sosial. Tentu, di tahun politik ini, dinamika politik akan meningkat. Potensi gangguan keamanan juga akan ikut menguat. Dia meminta, agar dari sekarang, Satpol PP, Damkar dan Satlinmas lebih meningkatkan upaya deteksi dininya. Sehingga  potensi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat bisa diantisipasi. Dengan begitu, masyarakat akan merasa terlindungi.

"Untuk menyikapi situasi dan kondisi yang akan terjadi sesuai dengan tugas dan fungsinya Satpol PP, Damkar dan Satlinmas di daerah harus dapat menyiapkan diri sejak dini," urainya.

Dalam menjalankan tugas menjaga dan melindungi masyarakat ia mengingatkan Satpol PP, Damkar dan Satlinmas harus tetap berpedoman pada aturan yang ada. Pedoman yang dimaksud,  Peraturan Mendagri Nomor 54 tahun 2011 tentang Standar Operasional Prosedur Satpol PP dan Damkar.

Sementara bagi Satlinmas, berpedoman pada Permendagri Nomor 10 tahun 2009 tentang Penugasan Satlinmas dalam Menangani Ketenteraman, Ketertiban dan Keamanan Penyelenggaraan Pemilu.

"Oleh sebab itu saya meminta kepada gubernur agar mengkoordinasikan bupati, wali kota di daerah masing masing untuk mengambil langkah- langkah antisipasi," ujar Mendagri.

Kuncinya kata Mendagri, koordinasi dan komunikasi. Karena itu ia minta koordinasi, komunikasi dan sinergi dengan instansi terkait seperti KPUD, Bawaslu, TNI, Polri dan Kesbangpol lebih diintensifkan. Tentunya dengan mengutamakan kepentingan umum dan memperhatikan hirarki.

Editor : Firman Qusnulyakin