• News

  • Megapolitan

Soal Alexis, Ruhut: Oh Baru Ditutup? Selama Ini Masih Terima Setoran?

Ruhut Sitompul
Dokumen NNC/Adiel Manafe
Ruhut Sitompul

JAKARTA, NNC - Pemprov DKI Jakarta mencabut tanda daftar usaha parawisata (TDUP) Grup Alexis, sehingga tempat hiburan yang terletak di Jl.RE. Martadinata, Ancol, Jakarta Utara itu tak lagi beroperasi sejak Rabu (28/3/2018).

Menanggapi penutupan tersebut, politisi Ruhut Sitompul mengaku kaget. Pasalnya, ia mengira Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno telah menutup Alexis sejak 2017 lalu.

"Oh baru ditutup? Kirain saat baru jadi gubernur sudah ditutup. Kita tau kan bacot gedenya waktu calon gubernur itu, katanya dilantik langsung ditutup, ini sudah berapa bulan, oh baru ditutup?" kata Ruhut kepada NNC, Kamis (29/3/2018).

Ruhut menambahkan, penutupan yang baru dilakukan juga menimbulkan dugaan bahwa selama beberapa bulan terakhir, Alexis sengaja dibiarkan beroperasi dan Pemprov DKI tetap menerima setoran atau pajak dari usaha tersebut. "Oh baru ditutup? Selama ini masih terima setoran?" jelas mantan anggota DPR itu.

Sebelumnya, Pemprov DKI menutup Grup Alexis, karena melanggar Perda Pasal 14 Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan.
Adapun pelanggaran yang dimaksud yakni praktik prostitusi dan perdagangan manusia.

Atas temuan pelanggaran itu, Pemprov DKI kemudian mengirim surat keputusan pencabutan TDUP kepada PT Grand Ancol Hotel selaku pengelola Alexis, pada Jumat (23/3/2018). Surat tersebut diterbitkan Kamis (22/3/2018).

Dalam surat itu, Pemprov DKI memberi batas waktu lima hari kepada Grup Alexis, untuk menghentikan segala operasional unit usahanya. Batas waktu itu berakhir pada Selasa (27/3/2018).
Dan pada Rabu (28/3/2018), manajemen Alexis memutuskan menutup usaha mereka.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli