• News

  • Megapolitan

Langgar Aturan CFD, Penggalang Sejuta KTP Jokowi di Pilpres 2019 Bakal Ditindak

Wakil Gubernur DKI Jakarta , Sandiaga Uno
KRjogja
Wakil Gubernur DKI Jakarta , Sandiaga Uno

JAKARTA, NNCWakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno masih menunggu laporan Panwaslu terkait acara penggalang sejuta KTP untuk Jokowi oleh Relawan Jokowi di Car Free Day (CFD), Minggu (22/4/2018).

Apakah kegiatan tersebut termasuk agenda politik atau sebaliknya.

Sebab, segala kegiatan berbau politik dilarang di CFD. Hal ini sesuai dengan Pergub Nomor 12 Tahun 2012 yang diteken mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

"Kami tunggu dari Panwas dulu. Kami tunggu dari Panwas. Dan kita lihat apakah kegiatan itu memang kegiatan dimasukkan sebagai kegiatan politik," kata Sandiaga kepada wartawan di Islamic Center Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini.

Sandiaga mengatakan, penilaian apakah kegiatan tersebut bernuansa politik merupakan kewenangan dari Panwaslu. Namun Sandiaga memastikan bahwa Pemprov DKI akan siap menindak jika memang peluncuran aplikasi Jutaan KTP Dukung JKW tersebut sebuah bentuk pelanggaran apapun bentuknya.

"CFD ini milik bersama dan kalau tidak boleh politik ya tentunya Panwas nanti akan lapor ke kita dan kita akan mengingatkan. Tapi jangan dipanas-panasin. Jangan diadu-adu. DKI ini rumah milik bersama, rumah persatuan, rumah bhinneka," kata dia.

"Ada yang aspirasi mendukung pak Jokowi. Saya sering dari dulu 2014 juga di mana-mana digunakan tempat tapi kita komitmen bersama. Ini CFD milik warga, jadi kita patuhi sama-sama. Jadi kita tunggu domainnya di panwas," beber Sandiaga.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sekelompok orang yang mengaku Relawan Joko Widodo meluncurkan aplikasi 'Jutaan KTP Dukung JKW'. Adapun,  aplikasi tersebut untuk menarik massa agar kembali memilih Joko Widodo di Pilpres 2019.

"Jadi hari ini adalah murni peluncuran aplikasi jutaan relawan pendukung Jokowi. Jadi aksi ini kami lakukan agar masyarakat bisa mendaftar jadi relawan yang mana mendukung Jokowi nyapres kembali," kata Koordinator Aksi Jutaan Relawan Dukung Jokowi, kata Sylver Maturina.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli