• News

  • Megapolitan

Dishubtrans DKI: Pemblokiran Aplikasi Wewenang Kemkominfo

Ilustrasi sarana transportasi berbasis aplikasi. (Antara Foto)
Ilustrasi sarana transportasi berbasis aplikasi. (Antara Foto)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta menyatakan pemblokiran aplikasi transportasi berbasis daring atau online merupakan tanggung jawab Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

"Untuk pemblokiran aplikasi-aplikasi, itu merupakan ranahnya Kemkominfo. Kami akan sampaikan perihal penutupan aplikasi ini kepada Kemkominfo supaya masalah ini bisa segera diselesaikan," kata Kepala Dishubtrans DKI Jakarta Andri Yansyah ketika menemui pengunjuk rasa di Balai Kota DKI yang sebagian besar merupakan sopir taksi, Senin (14/3/2016).

Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap mengikuti aturan pelarangan layanan transportasi berbasis daring yang sampai saat ini masih belum mengurus perizinan.

"Sikap Pemprov DKI Jakarta sudah jelas, harus patuh pada peraturan. Kami tetap mengikuti undang-undang yang berlaku mengenai larangan transportasi online yang belum ada izinnya di Jakarta," ujar Andri.

Oleh karena itu, dia menuturkan pihaknya bersama dengan kepolisian juga akan terus menegakkan aturan tersebut dengan menindak tegas kendaraan yang terbukti menyalahi aturan itu.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ketua Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) Cecep Handoko mengungkapkan pihaknya berharap aturan pelarangan tersebut dapat ditegakkan.

"Karena saat ini banyak perusahaan angkutan umum yang rugi akibat banyaknya aplikasi transportasi online itu. Padahal, kami sudah bayar pajak untuk negara dan perizinan kami juga lengkap. Aturan itu harus ditegakkan," ucap Cecep menegaskan.

Sementara itu, sampai saat ini unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan pengemudi angkutan umum, di Balai Kota, masih terus berlangsung. Ratusan personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DKI serta kepolisian mengawal jalannya aksi tersebut.

Editor : Y.C Kurniantoro
Sumber : Antaranews