• News

  • Megapolitan

Denny Siregar: Terima Kasih Anies, Semoga Jadi Presiden dan Bisa Merokok Lagi di Kereta

Denny Siregar
pepnews
Denny Siregar

JAKARTA, NNC –  Penulis yang juga penggiat media sosial Denny Siregar, kembali berkicau di akun media sosialnya terkait  merokok di mall dan cafe.

Dalam cuitannya Denny membandingkan pemerintahan Ahok dengan Anies, dimana di saat Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, mantan Bupati Belitung Timur membuat peraturan melarang merokok di tempat umum, seperti café mall, dengan adanya aturan tersebut café mall jadi sepi.

Sepertinya Denny kecewa dengan keadaan sekarang, karena berbeda terbalik dengan aturan yang pernah dibuat  Ahok. Di mana sekarang  orang-orang sudah bebas merokok di café mall meskipun sudah ada tanda larangan.

Denny juga mengucapkan terima kasih kepada Anies Baswedan dan mendoakan semoga bisa menjadi presiden. Tak lupa di akhir cuitannya dia menuliskan supaya di dalam kereta nanti bisa kembali merokok lagi, sepertinya kalimat yang terakhir merupakan sindiran Denny untuk Anies, tapi entahlah benar apa tidak, hanya Denny yang tahu...

“Dulu jaman Ahok, merokok di cafe mall dilarang keras. Cafe mall jadi sepi. Sekarang kalau mampir di Citos, cafe-cafe sudah bebas merokok meski ada tanda larangan. Terimakasih @aniesbaswedan Semoga bisa jadi Presiden supaya di dalam kereta nanti bisa kembali merokok lagi..,” tulis Denny Kamis (19/7/2018).

Cuitan Denny pun direspon berbagai komentar oleh para netizen (warganet). Berikut komentar warganet seperti yang terpantau NNC, Jumat (20/7/2018).

@himalayaaa: Jaman skrg pemerintah mau dpt dukungan dr rakyat gampang, tinggal ubah aja larangan2 yg ditentang mayoritas (karena faktor kebiasaan) dan kembalikan lg seperti sediakala. Silakan merokok dmn saja, buang sampah dimana saja, pungli dmn saja, beres.

@Nakei_zahwa: Emang lo berani menyuruh orang berhenti merokok secara face to face..yg ada lo nya ditabok..jika ada aturan,tp maaih juga merokok,jgn salahkan pak @aniesbaswedan salahkan orang nya knp tak taat aturan..mesti yg patit lo salahkan itu revolusi mental..ini akibat isi otak mu jeroan.

@xibass1: itulah orang yg tdk mengerti aturan sudah tau ada larangan ko masih dilanggar

@ALWAN2572 : wkwkwkwkwkwk.. koplax lo des, mang udh ga ada lagi kritikan ke @aniesbaswedan yg lebih penting.dan kritis, mestinya lo tegor management citos dan cafe2 agar melarang, atau lo langsung tegor yg merokok, gw yakin.bonyok.lo...

@marintaneeoezr: Iya dulu juga trotoar sepi sekarang jadi ramai, mari memasuki kekumuhan versi syarii

@N0L1M1T5: Setahu sy dari jaman ahok jg ttp boleh merokok di cafe yg ada di Citos, terutama yg duduk di teras cafe2 spanjang koridor Citos lantai satu. Klw di dlm cafe sy tdk tahu krn tiap ke Citos lbh senang duduk di teras cafe, pandangan bisa lbh luas, nyantai sambil hisap cerutu

@laurensiusteven: Bener2 nanti sampai dalam bioskop boleh merokok juga termasuk dalam pesawat terbang... welcome back jaman old.

@mitawitjaksono: Alhamdulillah di surabaya masih tertib nggak boleh ngerokok di area public #banggasurabaya

@Yasakaiab: Yang ngerokok siapa yg disalahin siapa... Merokok itu hak setiap org,tapi si perokok jg punya kewajiban untuk tahu dimana saja ia bisa menyalakan n menghisap rokoknya... Kalau udah tua masih harus dikasih tau dimana tmpt yg boleh n tak boleh merokok artinya mereka...D*NG*....

Reporter : Sesmawati
Editor : Wulandari Saptono