• News

  • Megapolitan

Waspada, Ada Pelaku Penjambretan Yang Selalu Incar Perempuan

Kapolsek Johar Baru, Kompol Endy Mahandiga didampingi Kanit Reskrim Polsek Johar Baru Iptu M Rasid
sidikpost
Kapolsek Johar Baru, Kompol Endy Mahandiga didampingi Kanit Reskrim Polsek Johar Baru Iptu M Rasid

JAKARTA, NNC - Bagi kaum hawa diharapkan selalu waspada terutama di jalan, sebab ada pelaku penjambretan yang selalu mengincar perempuan sebagai korbannya.

Seperti halnya yang belum lama ini berhasil diringkus oleh jajaran Polsek Johar Baru, Jakarta Pusat. Tiga pelaku penjambretan yang selalu mengincar wanita yang berhasil diringkus tersebut yaitu LAC (29), RA (22) dan RON (62).

Kapolsek Johar Baru, Kompol Endy Mahandiga menerangkan, kejadian bermula saat korban perempuan berinisial R sedang berjalan di kawasan Johar Baru Utara pada Minggu (28/10/2018) sore lalu.

"Lalu datang dua orang pelaku laki-laki yang tidak dikenal berboncengan menggunakan sepeda motor Honda beat warna putih," kata Endy di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Dua orang yang berboncengan itu, lanjut Endy, kemudian menghampiri korban dan berpura-pura bertanya letak minimarket terdekat.

"Setelah itu kedua pelaku laki-laki tersebut langsung pergi. Tidak lama berselang kembali lagi dari arah samping kanan korban yang sama berboncengan menggunakan sepeda motor Honda beat warna putih tersebut memepet korban dan langsung merampas HP milik korban yang sedang dipegangnya," ucap Endy.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Johar Baru Iptu M Rasid mengatakan, rupanya korban sudah dibuntuti pelaku dan dilewati sebanyak tiga kali sebelum melakukan aksinya.

Bermodalkan rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian, polisi langsung menangkap ketiga pelaku di kawasan Johar.

''Pelaku kami tangkap tak sampai waktu 1×24 jam," ucap Rasid.

Handpone korban sempat dijual pelaku ke tersangka R sebesar Rp700 ribu. "Ternyata pelaku ini adalah residivis kasus serupa yang baru keluar belum lama ini. Karena motif ekonomi, mereka berbuat kejahatan lagi," ucap Rasid.

Diduga, lanjut Rasid, para pelaku adalah jaringan yang kerap menjambret warga terutama kaum perempuan. Polisi masih menyelidiki soal kemungkinan adanya lokasi lain.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Wulandari Saptono