• News

  • Megapolitan

Nasib Gubernur Anies Terkait Salam Dua Jari Ditentukan Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Dokumentasi NNC
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

JAKARTA, NNC - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor akan memutuskan apakah salam dua jari yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul beberapa waktu lalu, merupakan pelanggaran atau bukan.

Rencana keputusan tersebut akan ditentukan pada hari ini, Jumat (11/1/2019), setelah dilakukannya kajian internal antara Bawaslu dan Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).

Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah sebelumnya mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan kajian internal terkait pelaporan gestur dan ucapan Anies Baswedan.

"Sedang dilakukan kajian internal dan besok lakukan pembahasan kedua sama Gakkumdu," kata Irvan, Kamis (10/1/2019) kemarin.

Irvan menegaskan, setelah melakukan kajian pihaknya bakal memutuskan. Apabila Anies tidak bersalah maka pelaporan akan dihentikan.

"Di situ putusannya apakah dugaan pelanggaran ini memenuhi unsur pelanggaran pidana atau tidak. Jika enggak maka dihentikan. Ketika memenuhi unsur maka dilanjutkan ke tahap penyidikan ke kepolisian," pungkas Irvan.

Diketahui saat Konferensi Nasional Gerindra di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12/2018) lalu, Anies berpose salam dua jari.

Dia kemudian berbicara tentang jasa Prabowo saat ia maju di Pilgub DKI 2017 bersama Sandiaga Uno, yang diusung Gerindra-PKS. 

Pose Anies tersebut memunculkan beragam kritik, salahsatunya Garda Nasional untuk Rakyat (GNR).

GNR menilai gestur dua jari itu merupakan simbol kampanye karena dilakukan dalam acara Konferensi Nasional Gerindra.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli