• News

  • Megapolitan

Terkait Pengaturan Skor, Bendahara PSSI Penuhi Panggilan Polisi 

Bendahara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Berlinton Siahaan.
Bola
Bendahara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Berlinton Siahaan.

JAKARTA, NNC - Bendahara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia ( PSSI), Berlinton Siahaan telah memenuhi panggilan penyidik Satgas Antimafia Bola untuk diperiksa terkait dugaan skandal pengaturan skor di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/1/2019).

"Iya, sedang menjalani pemeriksaan," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin (14/1/2019).

Berlington yang juga menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru ini hadir ke Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 11.30 WIB dengan didampingi oleh penasehat hukumnya.

"Datang bersama pengacaranya dari Biro Hukum PSSI," ucap Argo.

Sebelumnya, Berlington diagendakan diperiksa terkait kasus dugaan pengaturan skor yang dilaporkan oleh manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indriyani pada Selasa (8/1/2019) lalu. Namun, dirinya meminta untuk dijadwalkan ulang karena sedang ada kesibukan lain.

Dalam kasus pengaturan skor, polisi telah menangkap lima orang tersangka yakni anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Riyanto alias Mbah Putih, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johat Ling Eng, mantan wasit futsal Anik Yuni Artika, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto, dan seorang wasit pertandingan antara Persibara Banjarnegara melawan PSS Pasuruan bernama Nurul Safarid.

Kelima tersangka itu dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana suap dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Widita Fembrian